Comes:
Perang terbuka Iran-Israel telah terjadi di tataran psikologis. Gugatan Iran terhadap kebenaran isu Holocaust (pembantaian Yahudi oleh Nazi) menjadi senjata ampuh untuk menyerang eksistensi Israel. Maklumlah, selama ini, Holocaust menjadi alat justifikasi bagi Israel untuk menduduki Palestina. Berikut adalah bagian kedua dari tiga tulisan mengenai agenda tersembunyi di balik Holocaust.
Di tengah hangatnya isu Holocaust, tulisan ini sekadar mengingatkan kembali perjalanan Zionisme hingga mencapai tanah Palestina. Menurut catatan sejarah, Palestina bukanlah satu-satunya pilihan yang dibidik untuk dijadikan 'Tanah Air' bagi warga Yahudi yang jadi pengikut Zionis.
Dalam jurnal akademis yang beredar di AS dan Inggris, Historian, Ritchie Ovendale pernah memaparkan asal-muasal konflik antara Arab dan Israel. Mantan profesor politik internasional di University of Wales, Aberystwyth, Inggris, ini menyebutkan sikap anti-Semit -- menurutnya, istilah ini muncul 1860 -- di kawasan Eropa menjadi cikal-bakal pergerakan kaum Yahudi. Di Rusia, sikap anti-Semit ini disebut pogroms.
Periode Dreyfus menandai migrasi kaum Yahudi Eropa yang kemudian menetap di Kanada, Inggris, Australia, dan Afrika Selatan. Sebagian lagi bermigrasi ke wilayah Kekhalifahan Utsmaniyyah, yang disebut Palestina. Namun, jumlah terbesar mendarat di AS. Hingga kini, AS dikenal memiliki komunitas Yahudi terbesar di luar Israel.
Ide mengenai 'Tanah Air' bagi kaum Yahudi menggelinding pertama kali dari tangan Leon Pinsker pada 1882, lewat buku Auto-Emancipation. Menurut dia, kaum Yahudi harus memiliki 'Tanah Air' sendiri. Kata Zionis pertama kali mungkin digunakan Nathan Birnbaum dalam artikel pada 1886. Maknanya, kurang lebih dipahami mereka sebagai 'pendirian kembali' tanah air Yahudi di Palestina atau yang digagas Birnbaum sebagai Eretz-Israel.
Secara politis, Zionisme diadopsi Theodore Herzl. Tulisannya, Der Judenstaat (Negeri Kaum Yahudi) terbit pertama kali di Wina, Austria, pada 1896. Ia semakin mengkristalkan ide pendirian tanah air bagi kaum Yahudi. Hingga saat itu, istilah 'tanah air' masih digunakan, dan belum menyebut istilah 'negara'. Di manakah lokasi 'tanah air' itu? Herzl memiliki dua pilihan tempat: Argentina atau Palestina. Mengapa Argentina? Alasannya sederhana -- kondisi alamnya sebagai salah satu negara terkaya di dunia, wilayahnya yang luas, populasi yang sedikit, dan cuaca yang sedang.
Namun, pilihan akhirnya jatuh kepada Palestina. Pilihan ini bersandar pada Kitab Perjanjian Lama. Di dalamnya, wilayah Palestina -- jatuh ke tangan Romawi kemudian berakhir di tangan Kekhalifahan Utsmaniyyah -- disebut sebagai The Promised Land atau tanah yang dijanjikan.
Kongres Zionis pertama di Basel pada 1897 diikuti manuver taktis dari Max Nordau, mengubah istilah 'tanah air' menjadi heimmstatte, yang diadopsi sebagai sinonim dari 'negara'. Sepulang dari Basel inilah perkembangan pun pesat. Muncullah World Zionist Organisation, bendera negara, Hatiqva sebagai lagu kebangsaan, dan Jewish National Fund.
Herzl meninggal pada 1904. Ia pun menjadi mitos yang diagung-agungkan para pendukung Zionisme. Rupanya pada akhir konferensi di Basel, ia mencatat dalam diarinya, bahwa di Basel ia berhasil mendirikan negara Yahudi. Setengah abad kemudian, orang menyadari ambisinya menjadi kenyataan. Penerus Herzl, Chaim Weizzman, tinggal di Manchester, Inggris. Pada 1906 ia melakukan pendekatan ke berbagai pihak, termasuk Arthur John Balfour. Meski berstatus mantan perdana menteri, namun Balfour masih berada dalam lingkaran kekuasaan Inggris. Sementara populasi Yahudi di Palestina belum mencapai 10 persen dibanding bangsa Arab.
Pada 1917, Kabinet Perang Inggris mengizinkan Balfour yang saat itu menjadi menlu, memberikan surat simpati kepada tujuan Zionisme. Surat yang dikenal sebagai Deklarasi Balfour ini menyebutkan, ''His Majesty's Government views with favour the establishment in Palestine of a national home for Jewish People...(terjemahan surat itu kurang lebih berbunyi, Pemerintahan Yang Mulia bersimpati bagi berdirinya sebuah national home di Palestina bagi bangsa Yahudi ... Red).''
Di hadapan Kabinet Perang, Balfour berdalih dukungan ini akan membantu propaganda di Rusia dan AS, agar kedua negara itu mendukung Inggris untuk memenangkan Perang Dunia I. Secara politis, Balfour berharap mendulang simpati sehingga populasi Yahudi di kedua negara itu mendesak pemerintah mereka untuk mendukung Inggris. Ramalan ini cukup jitu, terutama lobi kaum Zionis di AS amat kuat.
Namun pada 1919, dukungan pada Zionisme di Inggris melemah. Banyak pendukung Zionisme menyadari tujuan mereka adalah mendirikan negara di Palestina. Sebutan national home dalam Deklarasi Balfour diterjemahkan menjadi state atau negara. Migrasi pun terus dimobilisasi.
Seiring munculnya gejolak perlawanan di Palestina, Inggris memutuskan menjauh dari Zionisme. Mereka juga melihat, lahan yang tersedia tak lagi mencukupi bagi kedatangan kaum Yahudi. Inggris juga menilai, mereka telah memenuhi janji pada Deklarasi Balfour. Naiknya Adolf Hitler menjadi Kanselir Jerman pada 1933 meningkatkan migrasi kaum Yahudi Jerman ke Palestina. Aksi ini mengundang perlawanan bangsa Arab, namun ditumpas pasukan Inggris.
(yyn )
www.pksplus.com
Membantu Mewujudkan Niat Anda Ke Tanah Suci Bersama PT Cheria travel ( KBIH ) Wisata Tour Biro Travel Haji Plus dan Umroh
Sabtu, 23 Desember 2006
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Hubungi Kami:
Kantor : Gedung twink Lt 3, Jl Kapten Tendean no. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan
Telp: 021-73888872/021-70692409
Email : cheriatna@gmail.com
Kantor : Gedung twink Lt 3, Jl Kapten Tendean no. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan
Telp: 021-73888872/021-70692409
Email : cheriatna@gmail.com
Entri Populer
-
Setelah mengalami penurunan biaya onh tahun 2011 di harapkan di tahun 2012 ongkos naik haji atau ONH bisa turun lagi dikisaran 30 juta rup...
-
Bukan hanya penyakit kronis yang menahun, antrian calon jamaah haji di Indonesia juga sudah cukup panjang. Di sisi lain, hal ini menggamba...
-
=== Google News Alert for: Travel Umrah === The Business of Hajj elan: The Guide to Global Muslim Culture According to Madinah Chamber ...
-
Semangat kaum muslimin indonesia untuk menunaikan ibadah haji sungguh luar biasa, bagi yg ingin segera menunaikan ibadah ini secepatnya bany...
-
Sudah menjadi tradisi di Indonesia, setiap kali ada kerabat atau tetangga yang pulang dari menunaikan ibadah haji , selalu ditengok untuk se...
-
Dapatkan Bisnis Waralaba / Franchise Travel Haji dan Umrah Dari PT.Happy Prima Wisata hanya dengan Rp.135.000.000 Saja Informasi dan Presen...
-
Di Tanah Suci, baik Makkah Al Mukaromah maupun Madinah Al-Munawarah, juga terdapat tempat-tempat bersejarah, yang meskipun bukan tempat pela...
-
Supaya perjalanan ke Tanah Suci dalam rangka menunaikan Ibadah Haji berjalan dengan baik dan lancar, ada baiknya beberapa hal dipersiapkan. ...
-
Menunaikan ibadah haji memerlukan persiapan yang sungguh-sungguh. Selain mempersiapkan fisik Anda juga wajib menyiapkan diri dengan membekal...
-
Asyik deh, Daftar umrah plus di cheria travel selain banyak program dan paketnya juga ada diskon bagi rombongan keluarga dan perusahaan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar