Rabu, 17 Januari 2007

Dua Bocah Azerbaijan Gantung Diri, Terpengaruh Eksekusi Saddam?

Dua Bocah Azerbaijan Gantung Diri, Terpengaruh Eksekusi Saddam?
---------------
Baku - Dua bocah laki-laki di daerah berbeda Azerbaijan, yang menggantung diri pada akhir pekan lalu, mungkin dipengaruhi hukuman gantung mantan pemimpin Irak Saddam Hussein, kata sumber keamanan kepada kantor berita Inggris Reuters hari Senin.
Menurut kesimpulan awal penyelidik, Naig Gasanov, yang hampir berumur delapan tahun, menggantung diri karena ingin tahu dan Shakir Sunchelyeyev (12 tahun) melakukannya untuk protes, kata sumber itu.
Sebelum kematiannya, Gasanov bertanya kepada orangtuanya tentang cara penggantungan dan mencobanya sewaktu mereka keluar.
Pada awal bulan ini, seorang anak laki-laki Saudi menggantung diri, diduga meniru Saddam, dan seorang anak laki-laki Aljazair digantung temannya dalam permainan penuh canda meniru hukuman mati tersebut, kata suratkabar.
Penyelidikan dilakukan sesudah anak berusia 12 tahun itu ditemukan tergantung di pohon di propinsi Relizane, Aljazair barat, kata koran bebas "l`Authentique".
"Menurut saksi, teman-temannyalah yang menggantungnya saat mencoba meniru adegan pelaksanaan hukuman mati mantan Presiden Irak Saddam Hussein," kata harian tersebut.
Bocah Arab Saudi berusia 12 tahun itu menggantung diri menirukan cara hukuman mati Saddam, kata harian Arab Saudi "Okaz".
Sultan Abdulla Shammari menggantung diri di ruangan tambahan di rumah keluarganya di Hafr Baten, tidak jauh dari perbatasan Irak.
Saudara lelakinya menemukan dia tergantung seutas tali, yang dikaitkan di pegangan pintu, saat kembali dari masjid.
Dua adik lelakinya duduk dengan pasrah di samping jenazah kakaknya.
Saudara lelakinya tertua melepaskan ikatan Sultan dan membawanya ke rumahsakit, namun bocah itu telah meninggal.
Penyelidikan polisi terhadap perkara itu masih dilakukan.
Dua kasus serupa terjadi awal pekan lalu ketika seorang bocah berusia 10 tahun di Texas dan seorang bocah lain berusia sembilan tahun di Pakistan melakukan gantung diri dengan cara sama.
Hukuman mati Saddam pada 30 Desember 2006 ditayangkan di sejumlah jaringan televisi Arab dan Barat.
Bocah laki-laki berusia 10 tahun itu tidak sengaja bunuh diri saat mencoba meniru adegan penggantungan Saddam setelah menonton cuplikan film hukuman mati tersebut di televisi.
Harian "Houston Chronicle" melaporkan, anak itu saat malam Tahun Baru mengikat simpul di lehernya di tempat tidur susun.
Saat memberi keterangan kepada polisi, ibunya menyatakan anaknya sebelum kejadian menonton laporan kematian Saddam di acara berita televisi berbahasa Latin, Telemundo.
Anak itu penasaran tentang Saddam, lalu bertanya tentang hukuman mati itu kepada pamannya, yang menjaganya, dan kepada anak-anak lain.
Beberapa saat kemudian, salah satu anak mengetahui bocah tersebut hilang, lalu pamannya menemukannya telah tewas di kamarnya, kata koran tersebut.
Di Pakistan, seorang bocah laki-laki berumur sembilan tahun gantung diri di kipas angin langit-langit pada 1 Januari, karena ingin meniru adegan penggantungan dari video hukuman mati Saddam.
Video itu, yang gambar sekitar 2,5 menitnya diambil menggunakan kamera telefon genggam, menyebar di lokamaya.
Gadis berusia 15 tahun asal India timur menggantung diri, karena Saddam dihukum mati.
"Dia mengatakan mereka menggantung pahlawan. Kami tidak anggap dia sungguh-sungguh saat mengatakan ingin merasakan penderitaan Saddam saat dihukum," kata ayah gadis tersebut, Manmohan Karmakar, kepada kantor berita Prancis AFP lewat telefon dari kota Kharda.
sumber:(ANTARA News)
18:06 17/01/2007
www.pksplus.com
---------------

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hubungi Kami:

Kantor : Gedung twink Lt 3, Jl Kapten Tendean no. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan
Telp: 021-73888872/021-70692409

Email : cheriatna@gmail.com




Entri Populer

Info Haji

Biro Travel Haji Plus dan Umroh Prima Saidah