“Bola sudah di DPP. Tomwil (Tim Optimalisasi Musyarokah Wilayah) atau tim penjaringan DPW PKS Jateng sudah memberi progres report soal Pilgub Jateng. Tapi sampai sekarang ternyata belum diputuskan,” ungkap Ketua DPW PKS Jateng Arief Awaludin Jumat (30/3/2007)
Menurutnya, mundurnya penentuan calon yang akan diusung PKS dalam pilgub Jateng bukan karena persoalan serius, namun karena terbentur banyaknya kegiatan di PKS. Sebab dalam sepekan terakhir, majelis syuro DPP PKS sedang sibuk membahas berbagai persoalan bangsa. Arief menambahkan, jika sudah ada keputusan, DPP akan memberi pengarahan apakah langsung menentukan satu nama, apakah harus melakukan pendekatan terhadap calon tertentu atau harus membuka komunikasi yang lebih luas karena calon yang diajukan kurang ideal. Yang jelas, dari progress report yang disampaikan kemarin, ada 4 nama yang diberikan ke DPP, masing-masing HM Tamzil, Chaerul Rasjid, Ali Mufiz dan Bambang Sadono.
“Selama ini komunikasi memang dengan empat nama tersebut. Tapi yang lebih intens adalah dengan HM Tamzil dan Chaerul Rasjid,” akunya.
Arief mengharapkan, rekomendasi soal Bacagub Jateng segera turun. Baik mengenai mekanisme dukungan. Hal itu dianggap penting sekali karena DPW PKS juga memerlukan waktu untuk mempersiapkan diri. Hingga persiapan yang dilakukan dapat optimal. Karena kalau waktunya mepet, nanti terkesan asal-asalan.
“Parpol itu tidak hanya menjadi kendaraan politik. Tapi akan menjadi mesin yang harus memangankan pilgub,”tegasnya.PKS Story
![]() |


Tidak ada komentar:
Posting Komentar