Menurut rencana, PM Palestina Ismail Haniyah bagi ini akan menyerahkan susuran anggota kabinet sekaligus program politik pemerintah kepada dewan legislatif Palestina yang melakukan sidang khusus di Gaza dan Ramallah, dengan dihadiri perwakilan dari negara-negara Arab, Islam dan asing. Dewan akan memulai sidang khusus tepat pada pukul 11.00 waktu setempat di kantor dewan di Gaza dan Ramallah. Haniyah akan menyampaikan nama-nama anggota kabinet untuk mendapatkan persetujuan dari parlemen.
Sumber-sumber di kepresidenan Palestina menjelaskan, undang telah disampaikan kepada para diplomat dari negara-ngera Arab dan internasional, guna menghadiri sidang yang kemungkinan dihariri oleh sekjen OKI Ekmeleddin Ihsanoglu.
Di sisi lain, pejabat sementara Ketua Dewan Legialatif Ahmad Baher mengatakan bahwa PM Ismail Haniyah akan menyampaikan pidato mengenai penjelasan tentang program kabinet, yang mencakup program-program politik pemerintah persatuan nasional. Kemudian akan dilakukan musyawarah di antara para anggota dewan apakah nama-nama anggota kebinet dan propram pemerintah yang diajukan guna mendapatkan persetujuan. Sementara Presiden Mahmud Abbas akan menyampaikan kata sambutan dalam sidang khusus nanti.
Baher memperkirakan, pemerintah akan mendapatkan persetujuan tanpa kesulitan yang berarti dari dewan. ”Karena sudang akan harmoni dan kesepakatan nasional antara faksi-faksi, khususnya antara dua faksi terbesar di dewan, yakni Hamas dan Fatah, ” jelasnya. Dia berharap kesuksesan pemerintahan persatuan ini.
Sesuai undang-undang, pemerintah harus mendapatkan persetujuan dari separoh lebih satu dari anggota dewan. Atau sekitar 67 dari anggota dewan yang jumlahnya 132 orang. Setelah mendapatkan persetujuan dewan, Haniyah bersama anggota kebinetnya akan diambil sumpah di hadapan presiden. (pic/seto)
Muslim Mobile Media
| Dapatkan PKS Toolbar Di sini: Gratis |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar