PK-Sejahtera Online: Bakal calon (balon) gubernur DKI Jakarta yang diusung PKS Adang Darajatun bersama balon gubernur yang diusung PKB Sarwono Kusumaatmaja mendeklarasikan Pilkada Damai.
Deklarasi berlangsung di Hotel Nikko Jl. HM. Tamrin Jakarta Pusat (5/4). Acara yang disponsori oleh Radio Utan Kayu bekerjasama dengan Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), KPUD dan KBR 68H itu, tidak dihadiri oleh balon gubernur Fauzi Bowo.
Menurut Manajer Pemantau JPPR Lukman Budiman, pihaknya mengundang balon gubernur lainnya. Namun saat di konfirmasi ke pihak Fauzi Bowo, belum ada kepastian untuk hadir.
Hadir pada acara tersebut, Ketua DPW PKS DKI Jakarta Triwisaksana, Dalam sambutannya, pria yang akrab dengan sebutan Sani ini, meminta KPU tidak berpihak kepada salah satu kandidat dalam pelaksanaan Pilkada. Hal tersebut kata Sani, untuk menghindari kerusuhan akibat kekecewaan salah satu kandidat karena diberlakukan secara tidak adil.
“Saya berharap KPU bisa berlaku adil supaya Pilkada DKI berlangsung jujur adil dan aman,” pinta Sani.
Lebih lanjut Sani mengatakan PKS menyambut baik adanya deklerasi Pilkada Damai. Namun yang terpenting kata Sani, para kandidat dapat memberikan pelajaran politik kepada masyarakat agar proses pilkada berlangsung tertib dan aman.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar