Kamis, 24 Januari 2008

Ahmad Heryawan Gerilya Ke Kabupaten Kuningan




SMSPlus :. PKS Partai Keadilan Sejaktera Di Indonesia 2009 Apa Kata Media :.

Ahmad Heryawan Sosialisasi di Kuningan
KUNINGAN-Menjelang Pemilihan Gubernur Jawa Barat yang rencananya digelar April 2008, para calon gubernur mulai giat menyosialisasikan diri. Seperti yang dilakukan calon gubernur (cagub) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Heryawan Lc dengan menggelar temu kader di kantor DPD PKS Kabupaten Kuningan, kemarin (16/1).

Dalam pertemuan itu, Ahmad Heryawan mengatakan bahwa PKS berkoalisi dengan Partai Amanat Nasional (PAN). “Insya Allah sudah pasti,” ujar anggota Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta itu.
Cagub Jabar yang juga ketua umum PP Persatuan Umat Islam (PUI) tersebut mengaku optimis bisa memenangkan pilkada yang akan digelar April nanti. Diakuinya, pendukung terbesar terhadap pasangannya (Ahmad Heryawan-Dede Yusuf, red) yaitu Bekasi, Bogor, Depok, Bandung dan Cimahi. “Kuningan juga kami yakin banyak pendukung. Apalagi Dede Yusuf sering berkunjung ke kabupaten ini,” ujar tokoh kelahiran Sukabumi itu.
Ahmad Heryawan menyebutkan, banyak kesamaan antara dirinya dengan Dede Yusuf. Termasuk tahun kelahirannya sama yakni tahun 1966. Ditegaskan, dirinya ingin membuktikan bahwa pasangan muda memiliki semangat tinggi dalam membangun provinsi ini ke depan.
“Yang terpenting narasi (tujuan dan tahapan-tahapan, red) jelas. Hadirkan desain masa depan, kami yakin dengan kejelasan narasi tersebut bisa membangun sesuai dengan apa yang diinginkan masyarakat Jawa Barat. Kita harus fokus pada persoalan-persoalan yang ada,” tandasnya.
Apa saja sebetulnya persoalan yang ada di Jabar itu? Menurut Heryawan, masih terpaut pada tiga bidang penting yakni pendidikan, ekonomi dan kesehatan. Ekonomi misalnya, daya beli masyarakat cukup rendah. Hasil survei LSI juga menyebutkan kepuasan masyarakat terhadap tingkat pengentasan kemiskinan hanya kisaran 15-20 persen.
“Dalam bidang pendidikan juga rata-rata lama sekolah (RLS) hanya 7,4 tahun. Berarti cuma sampai kelas 2 SMP. Sedangkan di Jepang 70 persen sudah lulusan SMA. Begitu angka harapan hidup (AHH) hanya sampai 67 tahun. Idealnya 76 tahun. Kapan kita memiliki daya saing global?,” tanyanya.
Sementara dalam temu kader yang dihadiri perwakilan kecamatan itu, dia mengimbau kepada seluruh kader untuk memperjelas narasi dakwah. Sebab, kata mantan ketua DPD PKS DKI Jakarta itu, sebuah organisasi akan bertahan lama jika ada kejelasan narasi. Begitu pula penyelenggaraan pemerintahan. (ded)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hubungi Kami:

Kantor : Gedung twink Lt 3, Jl Kapten Tendean no. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan
Telp: 021-73888872/021-70692409

Email : cheriatna@gmail.com




Entri Populer

Info Haji

Biro Travel Haji Plus dan Umroh Prima Saidah