Minggu, 27 Januari 2008

PKS Siap Usung Cawalkot Bandung

PKS Siap Usung Cawalkot Bandung
Tepis Anggapan "Matahari Tunggal"

BANDUNG, (PR).-
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bandung akan maju sendiri dalam ajang Pemilihan Kepala Daerah Kota Bandung Oktober 2008. Sebagai partai pemenang Pemilu 2004 dengan raihan suara 24%, PKS optimistis bisa meraih 48% suara dalam pilkada mendatang.

Demikian pula, langkah tersebut diambil untuk menepis anggapan terjadinya fenomena "matahari tunggal" di Kota Bandung, yakni hanya Dada Rosada (incumbent/pejabat penguasa) sebagai calon wali kota 2008-2013 paling kuat. Ketua DPD PKS Kota Bandung, Haru Suandharu mengatakan itu, di sela-sela seminar dan lokakarya "Menggagas Visi Wali Kota Bandung periode 2008-2013" di Hotel Lodaya, Jln. Lodaya No. 83, Bandung, Sabtu (26/1).

Tambahan suara hampir dua kali lipat itu, diperoleh dari perhitungan di atas kertas berdasarkan popularitas calon, jaringan elite, jaringan akar rumput, program, dan mesin politik yang sepaham dengan PKS. Hanya, skenario tersebut, menurut Haru, adalah skenario minimum. PKS tetap berharap koalisi dengan partai lain. "Kami optimistis akan ada dua atau tiga pasangan. Masak di Kota Bandung yang banyak kaum intelektualnya, hanya ada satu calon?" ujarnya bernada tanya.

Terkait hal itu, peluang berkoalisi terus dijajaki. Haru mengaku PKS sudah melakukan komunikasi politik dengan semua kekuatan politik, dua di antaranya berlangsung cukup intensif. Akan tetapi, Haru menolak menyebutkan nama kedua partai tersebut. "Saat ini, yang intensif melakukan komunikasi dengan kami ada dua partai. Tawaran mereka macam-macam, ada yang minta menjadi wakil dari cawalkot PKS, ada juga yang meminta agar PKS jadi wakil dari cawalkot yang diusung partai tersebut, " katanya.

Dada Rosada

Hingga saat ini, DPP PKS masih menggodok lima kandidat cawalkot Bandung, tiga di antaranya merupakan tokoh nonkader. "Nama kelima kandidat belum bisa kami umumkan karena masih menunggu keputusan DPP," tutur Haru. Ditambahkan pula, pengumuman kandidat cawalkot dari PKS direncanakan Januari ini, tetapi diundur karena kesibukan DPP menghadapi Pilgub Jabar dan Musyawarah Kerja Nasional PKS di Bali awal Februari 2008.

Selain kelima kandidat itu, DPP PKS juga meneliti jejak rekam Dada Rosada sebagai Wali Kota Bandung 2003-2008. Haru menambahkan, peluang Dada untuk bersanding dengan kandidat cawalkot hasil penjaringan PKS mencapai 50%. Tidak menutup kemungkinan, kandidat yang diputuskan DPP menjadi calon wakil wali kota dalam satu paket yang akan diusung PKS dengan koalisinya. "Kami lihat proses politik nanti, termasuk Dada Rosada sebagai incumbent yang dipertimbangkan DPP, peluangnya fifty-fifty," ungkapnya.

Belum dibukanya nama-nama kandidat cawalkot yang digodok PKS, menurut Haru, karena partai masih menyusun visi yang harus diemban wali kota terpilih nanti. Ia menegaskan, proses pembelajaran politik kepada masyarakat di antaranya dilakukan dengan cara tidak melulu mempermasalahkan nama figur, melainkan program dan visi.

Semiloka menghadirkan tujuh narasumber yang membahas 18 program prioritas wali kota. Mereka adalah Ketua DPRD Kota Bandung Husni Muttaqien, Kabid Ekuintek DPD PKS Dr. Setiadi Yazid, Dewan Pembina Rumah Zakat Indonesia (RZI) Ust. Abu Syauqi, Direktur LSM HSCF Dr. Bambang Setiabudi, Direktur GLS dan Dosen SITH ITB Dr. Taufikurahman, mantan Kepala Bappeda Kota Bandung Drs. H.E. Hudaya Prawira, dan Dosen FISIP Unpad Dr. Gunawan Undang. Materi yang dibahas antara lain keberhasilan Pemkot Bandung dalam poleksosbudhankam, permasalahan sosial budaya, tata kota, lingkungan, pemerintahan, dan perencanaan kota


SMSPlus :. PKS Partai Keadilan Sejaktera Di Indonesia 2009 Apa Kata Media :.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hubungi Kami:

Kantor : Gedung twink Lt 3, Jl Kapten Tendean no. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan
Telp: 021-73888872/021-70692409

Email : cheriatna@gmail.com




Entri Populer

Info Haji

Biro Travel Haji Plus dan Umroh Prima Saidah