PKS Partai Keadilan Sejahtera Menuju Pemilu 2009
Hidayat Pilih Diana, Bukan Mega
IWAN ULHAQ PANGGU
Jusuf Kalla (kiri) berfoto bersama pasangan pengantin Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid dan mempelai wanita Diana Abbas Thalib di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Minggu (11/5).
(iPhA/Subekti)
INILAH.COM, Jakarta – Hidayat Nur Wahid sempat disambangi Megawati Soekarnoputri. Dalam bingkai politik, momen itu dianggap sebagai pendekatan menuju Pemilu 2009. Faktanya, Hidayat pilih meminang Diana Abbas Thalib.
Benar tidaknya anggapan sambangan Mega kepada Hidayat terkait proses membangun kekuatan menjelang Pemilu 2009, hanya mereka berdua yang paling tahu. Yang santer terdengar, kubu PDI-P pimpinan Mega memang coba berkoalisi dengan parpol berbasis Islam.
Artian lain, Mega yang sudah ditetapkan segenap komponen PDI-P sebagai calon presiden untuk diajukan dalam Pemilu 2009, dikabarkan membidik figur dari parpol berbasis Islam sebagai calon pendampingnya.
Hidayat, Ketua MPR-RI yang juga mantan Presiden PKS, terkesan enggan menanggapi perhitungan seperti itu. Banyak pengamat politik pun menyatakan kecil kemungkinan Hidayat dan PKS mau disunting Mega dan PDI-P.
Yang jelas, setelah dari Hidayat, Mega sendiri kemudian menyatroni Dien Syamsuddin selaku Ketua PP Muhammadiyah. Momen itu juga diwacanakan beberapa pihak sebagai bagian dari upaya Mega mencari pendamping.
Lepas dari rumor politik itu, yang sudah pasti adalah Hidayat menjatuhkan pilihan hatinya kepada Diana. Keduanya, bahkan, Minggu (11/5) resmi menyatukan diri dalam mahligai perkawinan.
Resepsi digelar di Sasono Langgeng Budoyo Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur. Seabrek tokoh penting, pejabat, politisi, selebriti, dan tetamu dari berbagai kalangan tumplek blek menyambutnya.
Kedua mempelai menggandeng Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres M Jusuf Kalla sebagai saksi pernikahan. SBY jadi saksi mempelai pria, JK sebagai saksi mempelai wanita.
Pertautan cinta kasih Hidayat-Diana sendiri terbilang singkat. Selang beberapa bulan sepeninggal mendiang istrinya, Hidayat dipertemukan dengan Diana oleh salah satu anggota PKS.
Setelah bertukar biodata dan tiga kali bertatap muka, lamaran pun digelar. Menurut Diana, Hidayat membutuhkan figur istri. Lalu, anak-anaknya pun sangat membutuhkan figur ibu.
Maka, jadilah Hidayat dan Diana melebur sebagai suami-istri yang sah secara hukum. Hidayat naik pelaminan dengan status duda beranak empat dan Diana adalah janda beranak satu.
Bicara karir, Hidayat dan Diana sama-sama menyandang prestasi yang terbilang mengkilap. Hidayat adalah Ketua MPR-RI, Diana adalah dokter sekaligus Direktur RS Ibu dan Anak Bunda Aliyah, Pondok Bambu, Jakarta Timur.
Diana berjanji akan memperlakukan keempat anak Hidayat seperti anak-anaknya sendiri. "Cerita ibu tiri negatif itu hanya ada di film. Faktanya, banyak ibu tiri sangat menyayangi anak-anak tirinya seperti anak-anak kandungnya. Paradigma itu harus diluruskan," ujar Diana.
Diana mengaku belum berpikir jauh, termasuk soal suaminya bakal diusung sebagai calon presiden dalam Pemilu 2009. Ia hanya menegaskan, tugas pertama dan utamanya adalah mendukung Hidayat sebagai suami.
"Sampai saat ini, kami tidak terlalu berpikir soal-soal politik. Saya hanya ingin menjalankan fungsi saya sebagai istri sebaik-baiknya dan ibu yang baik bagi anak-anak kami. Saya akan mendukung suami dalam suka maupun duka," ungkap Diana.
Sejak dilamar Hidayat, menurut Diana, kehidupannya memang berjalan agak 'aneh' . Maksudnya, tentu, karena ia jadi supersibuk. Juga jadi figur yang terus diburu wartawan, satu hal yang tak pernah ia bayangkan.
Tentang awal perkenalan dengan Hidayat, Diana mengisahkan bahwa semua berawal dari guru mengajinya, Yoyoh Yusroh. Yoyoh, yang juga teman Hidayat dan Wakil Ketua Komisi VII DPR-RI, berperan sebagai mak comblang.
Kini, Hidayat dan Diana sudah resmi sebagai suami-istri. Juga sebagai ayah-bunda dari lima orang anak. Kini, sampaikan saja dulu ucapan 'selamat mengarungi kehidupan baru, semoga langgeng dalam kebersamaan dan kebahagiaan' bagi mereka.
Soal gadang menggadang figur menuju Pemilu 2009? Tutup buku dulu. Beri kesempatan, khususnya kepada Hidayat, menikmati bulan madunya bersama Diana.
Membantu Mewujudkan Niat Anda Ke Tanah Suci Bersama PT Cheria travel ( KBIH ) Wisata Tour Biro Travel Haji Plus dan Umroh
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Hubungi Kami:
Kantor : Gedung twink Lt 3, Jl Kapten Tendean no. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan
Telp: 021-73888872/021-70692409
Email : cheriatna@gmail.com
Kantor : Gedung twink Lt 3, Jl Kapten Tendean no. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan
Telp: 021-73888872/021-70692409
Email : cheriatna@gmail.com
Entri Populer
-
Setelah mengalami penurunan biaya onh tahun 2011 di harapkan di tahun 2012 ongkos naik haji atau ONH bisa turun lagi dikisaran 30 juta rup...
-
Bukan hanya penyakit kronis yang menahun, antrian calon jamaah haji di Indonesia juga sudah cukup panjang. Di sisi lain, hal ini menggamba...
-
=== Google News Alert for: Travel Umrah === The Business of Hajj elan: The Guide to Global Muslim Culture According to Madinah Chamber ...
-
Semangat kaum muslimin indonesia untuk menunaikan ibadah haji sungguh luar biasa, bagi yg ingin segera menunaikan ibadah ini secepatnya bany...
-
Sudah menjadi tradisi di Indonesia, setiap kali ada kerabat atau tetangga yang pulang dari menunaikan ibadah haji , selalu ditengok untuk se...
-
Dapatkan Bisnis Waralaba / Franchise Travel Haji dan Umrah Dari PT.Happy Prima Wisata hanya dengan Rp.135.000.000 Saja Informasi dan Presen...
-
Di Tanah Suci, baik Makkah Al Mukaromah maupun Madinah Al-Munawarah, juga terdapat tempat-tempat bersejarah, yang meskipun bukan tempat pela...
-
Supaya perjalanan ke Tanah Suci dalam rangka menunaikan Ibadah Haji berjalan dengan baik dan lancar, ada baiknya beberapa hal dipersiapkan. ...
-
Menunaikan ibadah haji memerlukan persiapan yang sungguh-sungguh. Selain mempersiapkan fisik Anda juga wajib menyiapkan diri dengan membekal...
-
Asyik deh, Daftar umrah plus di cheria travel selain banyak program dan paketnya juga ada diskon bagi rombongan keluarga dan perusahaan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar