Senin, 12 Mei 2008

PILKADA JATENG: Survey Sukawi -Sidharto Unggul

PKS Partai Keadilan Sejahtera Menuju Pemilu 2009


Tiga Pasangan Bersaing Ketat
Monday, 12 May 2008

BERDASARKAN pendapat responden yang telah menyatakan pilihannya tersebut, pasangan yang diusung Partai Demokrat (PD) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sukawi dan Sudharto unggul dengan perolehan 24,18% (lihat grafis).

Menempel ketat di posisi kedua dan ketiga, pasangan dari Partai Golkar Bambang S-Adnan (22,67%) dan pasangan dari PDIP Bibit WRustriningsih (22,42%). Sedangkan perolehan pasangan Agus- Kholiq Arif (PKB) dan M Tamzil-Rozak (PPP-PAN) berturut-turut yakni 9,57% dan 10,83%. Jika melihat peluang kelima pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng di atas, diperkirakan peta persaingan antara pasangan Sukawi-Sudharto, Bambang S-Adnan, dan Bibit W-Rustriningsih akan berlangsung ketat, mengingat selisih hasil survei yang relatif kecil.

Meskipun demikian, peluang dari pasangan Agus-Kholiq Arif serta M Tamzil-Rozak R tidak bisa diabaikan begitu saja. Perilaku calon pemilih dapat berubah dari waktu ke waktu. Selain itu, mesin politik dan peran figur mendekati hari pencoblosan juga akan memengaruhi jumlah suara. Jika mesin politik yang mengusung para calon gubernur dan wakil gubernur bekerja dengan baik, akan mendongkrak jumlah suara.

Begitu juga dengan peran figur selama 41 hari mendatang. Semua ucapan dan tindakan para kandidat akan memengaruhi pilihan masyarakat Jateng. Peta persaingan kelima pasangan tersebut juga akan semakin semarak dengan masih banyaknya responden yang belum menentukan pilihannya pada pemilihan gubernur nanti. Potensi ”suara mengambang” inilah yang agaknya akan dimanfaatkan oleh masing-masing pasangan untuk memenangkan Pemilihan Gubernur Jateng.

Efektivitas kinerja mesin politik partai tentu akan diuji di sini. Yang juga menarik dalam Pilgub Jateng ini adalah tampilnya beberapa nama yang kini berstatus sebagai pejabat daerah (calon incumbent). Beberapa nama tersebut misalnya, Sukawi (cagub PD-PKS), Kholiq Arif (cawagub PKB), Rustriningsih (cawagub PDIP), dan Tamzil (cagub PPP-PAN). Sukawi saat ini masih menjabat sebagai Wali Kota Semarang.

M Kholiq merupakan Bupati Kabupaten Wonosobo. Sementara Rustriningsih merupakan Bupati Kabupaten Kebumen. Terakhir, Tamzil masih menjabat sebagai Bupati Kabupaten Kudus. Meski demikian, kemunculan calon incumbent tersebut tidak akan terganjal revisi terbatas Undang-Undang No 32 Tahun 2004 yang mengharuskan calon incumbentmundur jika ingin maju dalam pemilihan kepala daerah (pilkada).

Sebab, peraturan tersebut baru mulai berlaku pada Juni mendatang. KPU Jateng hanya mengharuskan pasangan cagub-cawagub yang berasal dari kalangan incumbent untuk mengambil cuti pada masa kampanye saja. Di samping latar belakang cagub-cawagub yang berasal dari kalangan incumbent, Pilgub Jateng juga diwarnai dengan tampilnya mantan Panglima Daerah Militer (Pangdam) Diponegoro dan Pangdam Jaya Letjen TNI (Purn) Bibit Waluyo.

Sebelum memutuskan untuk menjadi bakal calon Gubernur Jateng, jabatan terakhir Bibit adalah Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad). (m azhar/litbang SINDO)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hubungi Kami:

Kantor : Gedung twink Lt 3, Jl Kapten Tendean no. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan
Telp: 021-73888872/021-70692409

Email : cheriatna@gmail.com




Entri Populer

Info Haji

Biro Travel Haji Plus dan Umroh Prima Saidah