Senin, 22 Desember 2008

Cegah Rusuh Agama di Pemilu 2009

PKS Partai Keadilan Sejahtera Menuju Pemilu 2009

MUI Minta Cegah Rusuh Agama di Pemilu 2009

Jakarta, Tribun - Mencegah terjadinya kerusuhan agama pada pemilu 2009, baik pemilu legislatif maupun pemilu presiden, maka yang perlu diingat oleh masyarakat sebagai pemilih bahwa pemilu itu bukan pemilu agama, melainkan pemilu legislatif atau presiden.
"Diharapkan justru agama menjadi pererat dengan landasan moral dan etika," kata Komisi Kerukunan Umat Beragama Majelis Ulama Indonesia Slamet Effendi Jusuf menanggapi tentang mencegah terjadinya kerusuhan berbau agama pada pemilu di Kongres Pemuda Agama II se Indonesia, kemarin.

Menurutnya pemilu tidak ada unsur agama, semua murni cuma untuk legislatif dan pemilihan presiden.
"Mereka yang ikut kampanye legislatif dan calon presiden, jangan membawa soal agama," tegasnya.
Kami punya komitmen bahwa agama pada derajat yang mulia karena itu menyerukan agar lembaga agama tidak dibawa-bawa dalam politik praktis, sambungnya.
Ditanya tentang parpol yang membawa simbol agama, menurutnya itu cuma simbol saja yang berusaha menarik sama sefaham agama mereka, namun tidak sampai pada kampanye juru kampanye membawa materi agama.
"Semua sudah jelas ketentuan agar para juru kampanye tidak menyinggung suku, agama, ras dan antar golongan," ucap Slamet yang juga politisi DPR RI dari Partai Golkar ini.
Sewaktu didesak apa ada jaminan setiap peserta pemilu tidak melanggar koridor keagamaan, menurutnya peraturan sudah menekankan agar pada pemilu tidak membawa soal agama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hubungi Kami:

Kantor : Gedung twink Lt 3, Jl Kapten Tendean no. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan
Telp: 021-73888872/021-70692409

Email : cheriatna@gmail.com




Entri Populer

Info Haji

Biro Travel Haji Plus dan Umroh Prima Saidah