Kamis, 11 Desember 2008

Ibu Negara Bersaing Dengan Mbak Tutut

PKS Partai Keadilan Sejahtera Menuju Pemilu 2009

Ibu Negara Bersaing Dengan Mbak Tutut

Calon unggulan (nomine) penerima PKS Award terus bertambah. Ibu Ani Yudhoyono masuk dalam daftar Perempuan Yang Menginspirasi versi PKS. First lady itu bersaing dengan istri rocker Ahmad Dhani, Maia Estianty dan Ibu Mufida Kalla.

Jakarta, RM. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terus menggodok tokoh-tokoh perempuan yang bersaing dalam PKS award bertajuk 'Inspiring Women PKS'.

Selain putri sulung mendiang Soeharto, Siti Hardiyanti Rukmana alias Mbak Tutut dan sederet tokoh perempuan nasional lainnya, Ibu Negara Ani Yudhoyono juga masuk sebagai calon perempuan yang menginspirasi. Dia bersaing dengan Maia Ahmad dan istri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mufida Kalla.

"Kita sudah punya daftar nama tambahan seperti Ani Yudoyono, Istri Jusuf Kalla, Menkes Siti Fadilah Supari, dan Maia Estianty," ujar Ketua DPP Bidang Kewanitaan PKS, Ledia Hanifah saat dihubungi Rakyat Merdeka tadi malam.

Ibu Ani Yudhoyono dan Mufida Jusuf Kalla masuk sebagai calon nomine, menurut Ledia, lantaran kinerja kedua istri petinggi negara ini bagus. Sosok keduanya, cukup mengakar di mata perempuan Indonesia.

"Ditambah lagi dengan kegiatan keduanya yang masuk lewat gerakan Indonesia Pntar, dan perpustakaan keliling. Kedua program itu mendapat respon paling banyak dari masyarakat," katanya.

Selain itu, Ibu Ani, sambung Leida, juga mendapat point tersendiri atas sikap positif terhadap penegakkan hukum di Indonesia, dan itu menjadi pusat perhatian para pemilih. "Ibu Ani juga mendorong penangkapan dan penahanan besannya Aulia Pohan," katanya.

Yang terakhir, dan paling mengakar di mata para pemilih adalah gerakan penanaman pohon yang dipelopori Ibu Ani bersama istri Kabinet Indonesia Bersatu.

Sementara, figur Maia Estianti, sambung Ledia, dinilai layak masuk list nomine lantaran, memiliki kreatifitas tinggi, tegar dan berani. Nama-nama calon unggulan yang masuk, menurut Ledia, sepenuhnya berdasarkan penilaian masyarakat, yang ditampung melalui pesan singkat

Ledia dalam kesempatan itu juga menegaskan, Mbak Tutut masih tetap masuk sebagai calon nomine, karena hingga kini belum ada satupun nama-nama calon tersebut yang dicoret. Dalam waktu dekat ini, PKS akan menseleksi nama-nama calon yang sudah masuk.

Polling berdasarkan SMS itu, hingga tadi malam sudah 1500 pengirim SMS yang memberikan dukungan bagi para jago-jagonya. Keputusan untuk menempatkan tokoh-tokoh itu sebagai nomine, sepenuhnya ditentukan lewat SMS dari masyarakat.

Di Kantor DPP PKS, Presiden PKS Tifatul Sembiring memberikan 'bocoran' soal posisi Mbak Tutut. Kata dia, sampai saat ini belum ada calon kuat yang akan masuk nominasi penerima penghargaan PKS. Bahkan posisi Mbak Tutut melemah, karena perolehan dukungan sedikit. "Mbak Tutut itu skornya masih rendah," kata Tifatul seusai acara penyembelihan hewan qurban kemarin.

Seperti diberitakan beberapa waktu lalu, nama-nama calon nominator penerima penghargaan PKS itu di antaranya, Megawati Soekarnoputri, Ani Yudhoyono, Mufida Kalla, Siti Fadila Supari, Khofifa Indar Parawansa, dan Sri Mulyani. Dari ratusan nama yang masuk itu, nanti PKS akan menyeleksi. Hasilnya, hanya delapan perempuan Indonesia saja yang akan menerima penghargaan itu.



Rakyat Merdeka | Kamis, 11 Desember 2008, 01:36:36

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hubungi Kami:

Kantor : Gedung twink Lt 3, Jl Kapten Tendean no. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan
Telp: 021-73888872/021-70692409

Email : cheriatna@gmail.com




Entri Populer

Info Haji

Biro Travel Haji Plus dan Umroh Prima Saidah