Selasa, 31 Maret 2009

PKS Kuasai Jakarta? Nanti Dulu!

PKS Partai Keadilan Sejahtera Menuju Pemilu 2009

PKS Kuasai Jakarta? Nanti Dulu!

INILAH.COM, Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) boleh berpuas diri ‘memutihkan’ Jakarta. Hingga kini, PKS menjadi partai pemecah rekor yang menyesakkan Gelora Bung Karno. Apakah itu berarti PKS akan menguasai bilik suara Ibu Kota? Nanti dulu!

Stadion Utama GBK seperti menjadi pertaruhan gengsi dan reputasi partai politik peserta pemilu. Setidaknya, hingga pekan terakhir kampanye terbuka, baru empat partai politik yang menguji nyali di GBK. Mulai dari Partai Demokrat, Partai Golkar, PKS, hingga Partai Gerindra yang kampanye Selasa (31/3) ini. Dari empat parpol tersebut, PKS menghadirkan massa terbanyak.

Tidaklah mengherankan jika Ketua DPW PKS DKI Jakarta, Triwisaksana, menargetkan partainya meraup dukungan 51% pemilih pada Pemilu, 9 April mendatang. Artinya, sekitar 3,5 juta pemilih Jakarta harus direbut PKS. “PKS akan memenangkan Pemilu di Jakarta dengat target suara 51%. Dan pada tahun 2012, PKS bertekad mendudukan kader PKS di kursi gubernur,” sesumbarnya dalam sebuah kesempatan.

Menurut Sani, demikian ia sering disapa, pada Pemilu 2004, PKS menjadi pemenang di DKI Jakarta. Pada tahun 2007, PKS juga menjadi ‘pemenang’ Pilkada di DKI Jakarta. “PKS tidak kalah. PKS menang, tapi memang gubernurnya belum dari PKS,” ujar Sani, anggota DPRD DKI Jakarta.

Sani terlihat begitu optimistis. Tapi, nanti dulu. Kepadanya harus dibuka hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI), awal Maret lalu. Survei itu mengungkapkan hal lain tentang PKS di Ibu Kota. Survei yang dilakukan di Daerah Pemilihan DKI Jakarta I, II, dan III itu mengungkap kekuatan PKS hanya 12,7%. “Gabungan tiga dapil di DKI Jakarta, PKS hanya memperoleh 12,7%,” ujar peneilit LSI, Burhanudin Muhtadi.

Dari survei tersebut terungkap sebesar 14% responden belum menentukan pilihannya. Tapi, itu tak sepenuhnya menguntungkan PKS. Menurut Burhan, trend suara PKS turun dibandingkan dengan survei bulan sebelumnya. “Tren suara PKS turun,” cetusnya.

Merujuk penelitian LP3ES saat Pemilu 2004 lalu, pemilih PKS terungkap adalah masyarakat kota, berpendidikan baik (well educated), muda. Selain itu, karakter pemilih PKS adalah kritis dan mudah pindah ke lain hati. “Nah, menjelang Pemilu 2009 ini, mereka melihat PKS seperti halnya partai lain. PKS sekarang pragmatis dan oportunis,” kata Burhan memberi alasan mengapa tren suara PKS turun.

Terkait dengan kampanye terbuka PKS yang mampu memutihkan Jakarta, Burhan menilai PKS relatif berhasil dalam meneguhkan pilihan massa serta untuk kepentingan show of force ke publik. Menurutnya, peserta kampanye PKS diisi oleh mayoritas kader inti PKS.

“Kader inti mereka mulai dari takhassus, amil, muntazim, hingga muntasib. Mereka sangat loyal,” terangnya. Burhan menyebutkan, massa yang hadir saat kampanye di PKS sebagaian besar menjatuhkan pilihan ke PKS.

Sementara Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari, menilai kampanye terbuka di Jakarta seperti yang dilakukan PKS sama sekali tidak merepresentasikan kekuatan nasional. “Jakarta tidak merepresentasikan Indonesia. Jangankan antar pulau, antar provinsi saja berbeda,” katanya, Selasa (31/3) di Jakarta.

Menurut Qodari, jumlah massa kampanye terbuka sama sekali tidak simteris dengan pilihan politik saat pelaksanaan hari H pemilu. Apalagi, faktor pengumpulan massa saat kampanye dipengaruhi oleh militansi dan mobilisasi massa. “Kampanye terbuka hanya memanfaatkan efek pemberitaan media. Jadi, partai politik jangan terlalu asyik sendiri,” ingatnya.

Ikhtiar PKS untuk kembali menguasai Jakarta bukanlah mimpi. Meski, jejak rekam politik selama lima tahun ini yang dilakukan PKS jelas akan berdampak tidak kecil bagi perolehan suara: positif atau negatif.

Langkah politik itu termasuk kontroversi iklan PKS, pilihan ke partai tengah, termasuk isu korupsi yang mampir ke sejumlah kadernya. Jadi, PKS bakal menguasai Jakarta? Yang pasti, itu lima tahun lalu. Tahun ini, nanti dulu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hubungi Kami:

Kantor : Gedung twink Lt 3, Jl Kapten Tendean no. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan
Telp: 021-73888872/021-70692409

Email : cheriatna@gmail.com




Entri Populer

Info Haji

Biro Travel Haji Plus dan Umroh Prima Saidah