PKS Partai Keadilan Sejahtera Menuju Pemilu 2009
PKS Kuasai Jakarta? Nanti Dulu!
INILAH.COM, Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) boleh berpuas diri ‘memutihkan’ Jakarta. Hingga kini, PKS menjadi partai pemecah rekor yang menyesakkan Gelora Bung Karno. Apakah itu berarti PKS akan menguasai bilik suara Ibu Kota? Nanti dulu!
Stadion Utama GBK seperti menjadi pertaruhan gengsi dan reputasi partai politik peserta pemilu. Setidaknya, hingga pekan terakhir kampanye terbuka, baru empat partai politik yang menguji nyali di GBK. Mulai dari Partai Demokrat, Partai Golkar, PKS, hingga Partai Gerindra yang kampanye Selasa (31/3) ini. Dari empat parpol tersebut, PKS menghadirkan massa terbanyak.
Tidaklah mengherankan jika Ketua DPW PKS DKI Jakarta, Triwisaksana, menargetkan partainya meraup dukungan 51% pemilih pada Pemilu, 9 April mendatang. Artinya, sekitar 3,5 juta pemilih Jakarta harus direbut PKS. “PKS akan memenangkan Pemilu di Jakarta dengat target suara 51%. Dan pada tahun 2012, PKS bertekad mendudukan kader PKS di kursi gubernur,” sesumbarnya dalam sebuah kesempatan.
Menurut Sani, demikian ia sering disapa, pada Pemilu 2004, PKS menjadi pemenang di DKI Jakarta. Pada tahun 2007, PKS juga menjadi ‘pemenang’ Pilkada di DKI Jakarta. “PKS tidak kalah. PKS menang, tapi memang gubernurnya belum dari PKS,” ujar Sani, anggota DPRD DKI Jakarta.
Sani terlihat begitu optimistis. Tapi, nanti dulu. Kepadanya harus dibuka hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI), awal Maret lalu. Survei itu mengungkapkan hal lain tentang PKS di Ibu Kota. Survei yang dilakukan di Daerah Pemilihan DKI Jakarta I, II, dan III itu mengungkap kekuatan PKS hanya 12,7%. “Gabungan tiga dapil di DKI Jakarta, PKS hanya memperoleh 12,7%,” ujar peneilit LSI, Burhanudin Muhtadi.
Dari survei tersebut terungkap sebesar 14% responden belum menentukan pilihannya. Tapi, itu tak sepenuhnya menguntungkan PKS. Menurut Burhan, trend suara PKS turun dibandingkan dengan survei bulan sebelumnya. “Tren suara PKS turun,” cetusnya.
Merujuk penelitian LP3ES saat Pemilu 2004 lalu, pemilih PKS terungkap adalah masyarakat kota, berpendidikan baik (well educated), muda. Selain itu, karakter pemilih PKS adalah kritis dan mudah pindah ke lain hati. “Nah, menjelang Pemilu 2009 ini, mereka melihat PKS seperti halnya partai lain. PKS sekarang pragmatis dan oportunis,” kata Burhan memberi alasan mengapa tren suara PKS turun.
Terkait dengan kampanye terbuka PKS yang mampu memutihkan Jakarta, Burhan menilai PKS relatif berhasil dalam meneguhkan pilihan massa serta untuk kepentingan show of force ke publik. Menurutnya, peserta kampanye PKS diisi oleh mayoritas kader inti PKS.
“Kader inti mereka mulai dari takhassus, amil, muntazim, hingga muntasib. Mereka sangat loyal,” terangnya. Burhan menyebutkan, massa yang hadir saat kampanye di PKS sebagaian besar menjatuhkan pilihan ke PKS.
Sementara Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari, menilai kampanye terbuka di Jakarta seperti yang dilakukan PKS sama sekali tidak merepresentasikan kekuatan nasional. “Jakarta tidak merepresentasikan Indonesia. Jangankan antar pulau, antar provinsi saja berbeda,” katanya, Selasa (31/3) di Jakarta.
Menurut Qodari, jumlah massa kampanye terbuka sama sekali tidak simteris dengan pilihan politik saat pelaksanaan hari H pemilu. Apalagi, faktor pengumpulan massa saat kampanye dipengaruhi oleh militansi dan mobilisasi massa. “Kampanye terbuka hanya memanfaatkan efek pemberitaan media. Jadi, partai politik jangan terlalu asyik sendiri,” ingatnya.
Ikhtiar PKS untuk kembali menguasai Jakarta bukanlah mimpi. Meski, jejak rekam politik selama lima tahun ini yang dilakukan PKS jelas akan berdampak tidak kecil bagi perolehan suara: positif atau negatif.
Langkah politik itu termasuk kontroversi iklan PKS, pilihan ke partai tengah, termasuk isu korupsi yang mampir ke sejumlah kadernya. Jadi, PKS bakal menguasai Jakarta? Yang pasti, itu lima tahun lalu. Tahun ini, nanti dulu
Membantu Mewujudkan Niat Anda Ke Tanah Suci Bersama PT Cheria travel ( KBIH ) Wisata Tour Biro Travel Haji Plus dan Umroh
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Hubungi Kami:
Kantor : Gedung twink Lt 3, Jl Kapten Tendean no. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan
Telp: 021-73888872/021-70692409
Email : cheriatna@gmail.com
Kantor : Gedung twink Lt 3, Jl Kapten Tendean no. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan
Telp: 021-73888872/021-70692409
Email : cheriatna@gmail.com
Entri Populer
-
Setelah mengalami penurunan biaya onh tahun 2011 di harapkan di tahun 2012 ongkos naik haji atau ONH bisa turun lagi dikisaran 30 juta rup...
-
Bukan hanya penyakit kronis yang menahun, antrian calon jamaah haji di Indonesia juga sudah cukup panjang. Di sisi lain, hal ini menggamba...
-
=== Google News Alert for: Travel Umrah === The Business of Hajj elan: The Guide to Global Muslim Culture According to Madinah Chamber ...
-
Semangat kaum muslimin indonesia untuk menunaikan ibadah haji sungguh luar biasa, bagi yg ingin segera menunaikan ibadah ini secepatnya bany...
-
Sudah menjadi tradisi di Indonesia, setiap kali ada kerabat atau tetangga yang pulang dari menunaikan ibadah haji , selalu ditengok untuk se...
-
Dapatkan Bisnis Waralaba / Franchise Travel Haji dan Umrah Dari PT.Happy Prima Wisata hanya dengan Rp.135.000.000 Saja Informasi dan Presen...
-
Di Tanah Suci, baik Makkah Al Mukaromah maupun Madinah Al-Munawarah, juga terdapat tempat-tempat bersejarah, yang meskipun bukan tempat pela...
-
Supaya perjalanan ke Tanah Suci dalam rangka menunaikan Ibadah Haji berjalan dengan baik dan lancar, ada baiknya beberapa hal dipersiapkan. ...
-
Menunaikan ibadah haji memerlukan persiapan yang sungguh-sungguh. Selain mempersiapkan fisik Anda juga wajib menyiapkan diri dengan membekal...
-
Asyik deh, Daftar umrah plus di cheria travel selain banyak program dan paketnya juga ada diskon bagi rombongan keluarga dan perusahaan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar