Hidayat: Tragedi Freedom Flotilla Buat Hamas dan Fatah Bersatu
Jakarta - Bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza, Palestina, lewat rombongan kapal Freedom Flotilla mungkin tidak sampai karena keburu dihadang tentara Israel. Namun demikian, dari segi 'misi', setidaknya aksi kemanusiaan itu sudah sampai ke tujuan. Tragedi itu juga membuat Hamas dan Fatah, dua faksi Palestina yang berseberangan, semakin menyatu.
Itulah hikmah yang coba digarisbawahi oleh Anggota Komisi I DPR FPKS Hidayat Nur Wahid. "Siapa yang mengira Hamas dan Fatah semakin menyatu. Agar Gaza jangan diblokade sehingga bantuan bisa masuk ke Gaza," ujar Hidayat di Masjid Agung Al Azhar, Jl Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (11/6/2010).
Menurut mantan Presiden PKS ini, tidak hanya Hamas dan Fatah saja yang menjadi bersatu. Liga Arab pun akhirnya mau menggandeng Turki, negara yang mengakui negara Israel, untuk menyelesaikan permasalahan di Palestina.
"Siapa yang menyangka akibat peristiwa ini Liga Arab bersikap sama dengan Turki. Liga Arab secara aklamsi mengundang Turki untuk hadir dalam pertemuan mereka," terang mantan Ketua MPR ini.
Sementara itu, mantan Ketua Forum Umat Islam (FUI), Mashadi, mengatakan pemerintah sebaiknya juga membuat pernyataan sikap untuk mendukung Hamas. Menurut Mashadi, pemerintah harus berani mengatakan Hamas bukan organisasi teroris karena hal tersebut akan berimplikasi terhadap pandangan dunia mengenai Hamas.
"Pemerintah Indonesia membuat statement seperti Perdana Menteri Turki, Erdogan. Bahwa Hamas bukan organisasi teroris tetapi organisasi untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina," imbuh Mashadi.
Mashadi menambahkan, selain membuat pernyataan bahwa Hamas bukan organisasi teroris. Pemerintah juga harus memperjuangkan kemerdekaan Palestina melalui berbagai forum internasional khususnya melalui Organisasi Konferensi Islam (OKI).
Mashadi juga mengimbau agar seluruh rakyat Indonesia melakukan boikot terhadap berbagai produk yang berkait dengan Israel.
"Hendaknya kita lakukan boikot produk Israel yang ada di Indonesia. Termasuk organisasi dan hotel yang punya mereka (Israel). Sehingga tidak ada se-sen pun uang kita yang digunakan untuk kepentingan Israel," serunya.
Membantu Mewujudkan Niat Anda Ke Tanah Suci Bersama PT Cheria travel ( KBIH ) Wisata Tour Biro Travel Haji Plus dan Umroh
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Hubungi Kami:
Kantor : Gedung twink Lt 3, Jl Kapten Tendean no. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan
Telp: 021-73888872/021-70692409
Email : cheriatna@gmail.com
Kantor : Gedung twink Lt 3, Jl Kapten Tendean no. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan
Telp: 021-73888872/021-70692409
Email : cheriatna@gmail.com
Entri Populer
-
Setelah mengalami penurunan biaya onh tahun 2011 di harapkan di tahun 2012 ongkos naik haji atau ONH bisa turun lagi dikisaran 30 juta rup...
-
Bukan hanya penyakit kronis yang menahun, antrian calon jamaah haji di Indonesia juga sudah cukup panjang. Di sisi lain, hal ini menggamba...
-
=== Google News Alert for: Travel Umrah === The Business of Hajj elan: The Guide to Global Muslim Culture According to Madinah Chamber ...
-
Semangat kaum muslimin indonesia untuk menunaikan ibadah haji sungguh luar biasa, bagi yg ingin segera menunaikan ibadah ini secepatnya bany...
-
Sudah menjadi tradisi di Indonesia, setiap kali ada kerabat atau tetangga yang pulang dari menunaikan ibadah haji , selalu ditengok untuk se...
-
Dapatkan Bisnis Waralaba / Franchise Travel Haji dan Umrah Dari PT.Happy Prima Wisata hanya dengan Rp.135.000.000 Saja Informasi dan Presen...
-
Di Tanah Suci, baik Makkah Al Mukaromah maupun Madinah Al-Munawarah, juga terdapat tempat-tempat bersejarah, yang meskipun bukan tempat pela...
-
Supaya perjalanan ke Tanah Suci dalam rangka menunaikan Ibadah Haji berjalan dengan baik dan lancar, ada baiknya beberapa hal dipersiapkan. ...
-
Menunaikan ibadah haji memerlukan persiapan yang sungguh-sungguh. Selain mempersiapkan fisik Anda juga wajib menyiapkan diri dengan membekal...
-
Asyik deh, Daftar umrah plus di cheria travel selain banyak program dan paketnya juga ada diskon bagi rombongan keluarga dan perusahaan.

Maaf, klo Hotel Ritz Carlton itu punya yahudi bukan?
BalasHapus