Selasa, 13 Juli 2010

PKS Kuatir Amdocs Israel Cuma Isu Persaingan Bisnis

PKS Kuatir Amdocs Israel Cuma Isu Persaingan Bisnis

INILAH.COM, Jakarta - PKS kuatir, mencuatnya persoalan kerjasama Amdocs Ltd dengan Telkomsel dilatarbelakangi persaingan bisnis antar provider seluler.

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PKS Al Muzammil Yusuf mengatakan informasi mengenai perusahaan telekomunikasi Amdocs Ltd adalah mata-mata Israel perlu dicek lagi kebenarannya.

"Informasi itu perlu kita cek lagi," kata Muzzamil ketika dihubungi INILAH.COM, di Jakarta, Rabu (14/7).

Untuk itu, Telkomsel selaku perusahaan yang menggunakan jasa Amdocs mesti dimintai keterangannya. Menjelaskan mengenai kontrak, seberapa besar privasi pengguna layanan untuk mencegah hal yang dikuatirkan itu.

Sebenarnya, menurut Muzammil isu ini sudah pernah dia dengarkan sebelumnya. Tapi, dia kuatir ini hanya isu untuk persaingan atau kompetisi antara perusahaan telekomunikasi untuk meraih pelanggan. Yaitu dengan menggunakan isu-isu sensitif dengan Israel dan mata-mata.

"Kita belum mendapatkan jawaban soal ini. Karena perusahaan itu belum pernah dipanggil dan belum pernah diagendakan di Komisi I," katanya.

Kalau benar terjadi, ada mata-mata, maka Telkom sebagai induk perusahaan Telkomsel harus dimintai penjelasan. Seberapa besar kebenaran kabar tersebut. Dia berharap, Komisi I bisa menjadwalkan pemanggilan, supaya mengetahui bukan hanya rumor dan jangan ada pihak yang termakan isu ini. "Perlu dijawab mendalam," ucap Muzammil.

Untuk diketahui, billing system merupakan sistem vital dalam dunia telekomunikasi karena merupakan penghubung antara pelanggan dan konten yang diberikan. Sitem ini (yang dijual Amdocs) mencatat nomor telepon yang saling berkomunikasi, durasi, penambahan pulsa, data-data personal, jumlah tagihan dan banyak lagi.

Stasiun tv ternama di AS, Fox News mengungkap mengenai keterkaitan Israel dengan Amdocs Ltd. Amdocs dicurigai digunakan oleh Israel untuk memata-matai warga AS melalui percakapan telepon, komunikasi data, dan sistem pertukaran informasi lainnya yang menggunakan saluran telepon.

Berdasarkan laporan Fox News, Amdocs dicurigai menggunakan data-data telepon untuk kepentingan Israel. Antara lain, data direktori panggilan bantuan dan catatan panggilan telepon. Dugaan itu membuat banyak kalangan di AS khawatir karena hampir semua sistem penagihan telepon di AS menggunakan jasa Amdocs. [mev/mah]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hubungi Kami:

Kantor : Gedung twink Lt 3, Jl Kapten Tendean no. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan
Telp: 021-73888872/021-70692409

Email : cheriatna@gmail.com




Entri Populer

Info Haji

Biro Travel Haji Plus dan Umroh Prima Saidah