PKS Partai Keadilan Sejahtera Menuju Pemilu 2009
Type rest of the post here
Ahlina Tak Kerahkan Massa
Friday, 23 May 2008
BANDUNG BARAT(SINDO) – Kampanye hari pertama pasangan cabup-cawabup Agus Yasmin- Haris Yuliana (Ahlina) kemarin berlangsung tanpa pengerahan massa di lapangan terbuka.
Hal ini tampaknya merupakan strategi Ahlina yang lebih memilih berkampanye secara bergerilya dalam Pilkada Kabupaten Bandung Barat (KBB) kali ini. Pasangan calon yang diusung Partai Golkar dan PKS ini memilih mengunjungi rumah warga, pasar tradisional, dan pusat keramaian seperti di Stasiun KA Padalarang.
Agus Yasmin pun tampak tak banyak mengumbar janji kepada setiap orang yang menyapanya. Ketua DPRD Kabupaten Bandung ini memulai kampanye selepas salat Subuh di sebuah masjid di Kecamatan Batujajar. Setelah itu menuju pasar tradisional Batujajar dan menyempatkan diri sarapan pagi bersama para tukang ojeg yang mangkal di pasar tersebut.
Perjalanan berlanjut ke Ngamprah mengunjungi PesantrenBunisariuntuk mengikuti pengajian. Agus pun bersilaturahmi dengan KH Abdul Mukti, pimpinan Ponpes Bunisari Ngamprah, tempat rivalnya, Abubakar, bersekolah dulu. Di Padalarang, Agus dan rombongan singgah di Masjid Besar Padalarang menemui panitia pembangunan mesjid sebelum berlanjut ke Puskesmas Padalarang.
“Insya Allah, saya siap meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat KBB jika terpilih jadi bupati. Saya akan perjuangkan akses kesehatan yang lebih mudah untuk seluruh lapisan masyarakat,” tandas Agus saat mengunjungi puskesmas. Setelah salat Jumat, rombongan Agus mengunjungi warga di Pasar Stasiun Padalarang dan berdialog dengan para petugas Stasiun KA Padalarang.
Kembali Agus menjanjikan stasiun tersebut akan ditingkatkan sarana dan prasarana sehingga bisa menunjang pembangunan sektor pariwisata ke depan. Sebelum kampanye berakhir di Situ Ciburuy dimana Agus menebar ratusan benih ikan, cabup ini menyempatkan diri menyusuri jalan tak beraspal di perkampungan, menuju lokasi tempat pembuangan akhir sampah (TPA) Cipatat di Desa Citatah.
Sementara itu, Cawabup Haris Yuliana mengawali kampanye seusai salat Subuh di Masjid Al Mansur, Ngamprah. Kemudian dilanjutkan dengan sarapan bersama tukang ojeg di pertigaan Jalan Cimareme. Di Cikalong, Haris bertemu tokoh masyarakat Desa Cisomang. Rombongan Haris menuju pesantren di Desa Ciroyom,Cipatat dan salat Jumat di masjid milik ponpes itu.
Sebelum rangkaian kampanye berakhir,Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung itu bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat yang menggelar tablig akbar di Desa Mandalawangi, Rajamandala, dan Desa Mandalari,Kecamatan Cipatat. Kampanye Haris diakhiri dengan penandatanganan MOU dengan Aliansi Serikat Pekerja Bandung Barat yang terdiri atas Serikat Pekerja Nasional(SPN) danGabungan Serikat Pekerja Merdeka Indonesia (Gaspermindo).
“Rekan-rekan,kita di KBB ini sama-sama berjuang dengan satu idealisme yang sama. Profesi kita sama-sama sebagai aktivis, jadi mari kita berjuang bersama membangun KBB. Ahlina siap untuk mewujudkan aspirasi dari para buruh jika terpilih nanti,” tegas Haris sebelum membubuhkan tandatangan. (iwa ahmad sugriwa)
Membantu Mewujudkan Niat Anda Ke Tanah Suci Bersama PT Cheria travel ( KBIH ) Wisata Tour Biro Travel Haji Plus dan Umroh
Tampilkan postingan dengan label Pilkada Kab Bandung Barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pilkada Kab Bandung Barat. Tampilkan semua postingan
Jumat, 23 Mei 2008
Selasa, 20 Mei 2008
PILKADA KAB BANDUNG BARAT : KPUD Ubah Warna Surat Suara Calon PKS di KBB
PKS Partai Keadilan Sejahtera Menuju Pemilu 2009
Type rest of the post here
Tim Ahlina Protes Surat Suara Pilkada
BANDUNG BARAT (SINDO) – Tim Kampanye pasangan calon Agus Yasmin - Haris Yuliana (Ahlina) memprotes contoh surat suara Pilkada Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Pasalnya, warna dasar foto CalonWakil Bupati asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Haris Yuliana yang seharusnya berwarna kuning, terpampang warna hijau muda. ”Ini tidak sesuai dengan aslinya. Kami protes sebab warna ini berdampak pada imej terhadap calon pemilih,” ujar anggota Tim Kampanye Ahlina Agus Suganda kepada SINDO,kemarin.
Berbedanya warna dasar foto Haris dalam surat suara ini teridentifikasi saat gambar surat suara dalam contoh poster visi dan misi kedua pasangan calon disosialisasikan. Warna background foto Agus Yasmin kuning sedangkan foto Haris Yuliana hijau muda. Sementara itu,warna background foto Abubakar dan Ernawan Natasaputra biru muda. Agus Suganda menyatakan, warna hijau adalah warna dominan parpol-parpol pengusung pasangan calon saingan Ahlina.
Karena itu, dia menuntut KPUD Kabupaten Bandung mencetak ulang surat suara. Ketua DPD PKS KBB Didik Agus Triwiyono mengaku, saat mendaftarkan pasangan Ahlina ke KPUD, pihaknya memberikan foto Haris dengan background hijau muda.Namun, foto itu sudah digantinya dengan background kuning.
Anggota KPUD Kabupaten Bandung Osin Permana mengaku tidak mengetahui penyebab background foto Haris berwarna hijau muda. Kemungkinannya dua,ada pergeseran warna atau foto asli yang dicetak memang yang berwarna latar hijau muda. ”Kalau memang tidak sesuai ya harus diganti.Poster visi dan misi kan baru contoh. Cetaknya pun tidak banyak,”jelasnya. (adi haryanto)
Type rest of the post here
Tim Ahlina Protes Surat Suara Pilkada
BANDUNG BARAT (SINDO) – Tim Kampanye pasangan calon Agus Yasmin - Haris Yuliana (Ahlina) memprotes contoh surat suara Pilkada Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Pasalnya, warna dasar foto CalonWakil Bupati asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Haris Yuliana yang seharusnya berwarna kuning, terpampang warna hijau muda. ”Ini tidak sesuai dengan aslinya. Kami protes sebab warna ini berdampak pada imej terhadap calon pemilih,” ujar anggota Tim Kampanye Ahlina Agus Suganda kepada SINDO,kemarin.
Berbedanya warna dasar foto Haris dalam surat suara ini teridentifikasi saat gambar surat suara dalam contoh poster visi dan misi kedua pasangan calon disosialisasikan. Warna background foto Agus Yasmin kuning sedangkan foto Haris Yuliana hijau muda. Sementara itu,warna background foto Abubakar dan Ernawan Natasaputra biru muda. Agus Suganda menyatakan, warna hijau adalah warna dominan parpol-parpol pengusung pasangan calon saingan Ahlina.
Karena itu, dia menuntut KPUD Kabupaten Bandung mencetak ulang surat suara. Ketua DPD PKS KBB Didik Agus Triwiyono mengaku, saat mendaftarkan pasangan Ahlina ke KPUD, pihaknya memberikan foto Haris dengan background hijau muda.Namun, foto itu sudah digantinya dengan background kuning.
Anggota KPUD Kabupaten Bandung Osin Permana mengaku tidak mengetahui penyebab background foto Haris berwarna hijau muda. Kemungkinannya dua,ada pergeseran warna atau foto asli yang dicetak memang yang berwarna latar hijau muda. ”Kalau memang tidak sesuai ya harus diganti.Poster visi dan misi kan baru contoh. Cetaknya pun tidak banyak,”jelasnya. (adi haryanto)
Rabu, 14 Mei 2008
Pilkada Kab Bandung Barat : Calon PKS Nomer Urut Satu
PKS Partai Keadilan Sejahtera Menuju Pemilu 2009
Type rest of the post here
Ahlina Nomor 1,Abu-Erna 2
BANDUNG BARAT (SINDO) – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bandung menetapkan nomor urut pasangan calon peserta Pilkada KBB 2008 kemarin.
Pasangan calon bupati-wakil bupati (Cabup-Cawabup) Agus Yasmin-Haris Yuliana (Ahlina) mendapatkan nomor urut satu, sedangkan pasangan Abubakar-Ernawan Natasaputra (SAE) nomor urut dua. Ketetapan nomor urut masingmasing pasangan tersebut dituangkan dalam SK KPUD Kabupaten Bandung No 280/- 55/Um/2008.
Sebelumnya,KPUD menetapkan pasangan Ahlina dan Abu-Erna sebagai calon resmi yang maju pada Pilkada Kabupaten Bandung Barat (KBB) 2008 setelah lolos verifikasi. Agenda penetapan pasangan calon dan nomor urut berlangsung di Vila Istana Bunga Desa parongpong, Kecamatan Parongpong, KBB,kemarin.
Kendati nomor urut sama sekali tidak menentukan kemenangan, pasangan Ahlina yang diusung Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Demokrat tampak begitu gembira mendapatkan nomor urut 2. Bahkan, para pendukung pasangan itu langsung membentangkan spanduk Ahlina dengan nomor 1.
”Kami memang menginginkan nomor urut 1,dan menjadi kenyataan,”kata Ketua DPD PKS KBB Didik Agus Triwiyono. Cabup Agus Yasmin mengatakan, ditetapkannya pasangan dan nomor urut menjadi harapan baru bagi masyarakat KBB dalam menentukan nasibnya selama lima tahun ke depan.Pasangan Ahlina berjanji memberikan yang terbaik kepada masyarakat.
Sementara, pasangan Abu- Erna yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP),Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP),Partai Bintang Reformasi (PBR), dan Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) tak mempersoalkan nomor urut. ”Angka dua itu melambangkan kebersamaan, baik pasangan maupun antara masyarakat dengan pemerintah,” tegas Abubakar.
Dia berjanji membawa perubahan lebih baik bagi masyarakat Bandung Barat melalui mengentaskan kemiskinan. Setelah penetapan nomor urut,KPUD Kabupaten Bandung melanjutkan agenda dengan pembacaan deklarasi siap kalah menang dan menjaga KBB kondusif selama Pilkada KBB 2008 berlangsung.
Pejabat sementara (Pjs) Bupati Bandung Barat Tjatja Kuswara berharap siapapun yang terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati KBB periode 2008–2013, mampu melanjutkan visi Bandung Barat Bangkit. Dia mengaku mengetahui 'dapur' kedua pasangan calon sehingga percaya mereka bisa membawa Bandung Barat mencapai tujuannya.
”Ingat, suara rakyat adalah suara Tuhan.Mereka tidak membutuhkan statement yang enak dibaca di media massa,tapi butuh aplikasi,”ujar Tjatja. Tjatja tak ingin Pilkada KBB diwarnai dengan besarnya jumlah golongan putih. ”Jika pemilih di Bandung Barat ada satu juta lebih, saya ingin bulat satu juta yang memilih.
Itu bagus,”tandas dia. Sementara itu,Koordinator Gerakan Rakyat Menggugat (Geram) Kabupaten Bandung Barat (KBB) Deki David Karwur mengungkapkan, pihaknya menggugat KPUD Kabupaten Bandung ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung terkait pembuatan surat keputusan (SK) tentang tahapan Pilkada KBB yang dinilai cacat hukum.
Gugatan bernomor register perkara No 46/G/2008/PTUN-BDG itu telah diajukan ke PTUN Bandung, kemarin.”Seperti ada rekayasa. Bisa-bisanya tahapan sudah dilakukan sedangkan kepastian dari Mendagri belum ada.Karena itu kami mem- PTUN-kan KPUD Kabupaten Bandung.
Besok kami akan ke Mendagri untuk meminta mengangkat Bupati Bandung Barat atau memperpanjang masa tugas Pjs Bupati Bandung Barat,”tegas dia. Ketua KPUD Kabupaten Bandung M Budiana menegaskan, pihaknya telah melakukan sosialisasi melalui media masa. Sosialisasi lebih gencar dilakukan pascapenetapan pasangan Cabup-Cawabup peserta Pilkada KBB 2008 pada Rabu (14/5). (adi haryanto)
Type rest of the post here
Ahlina Nomor 1,Abu-Erna 2
BANDUNG BARAT (SINDO) – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bandung menetapkan nomor urut pasangan calon peserta Pilkada KBB 2008 kemarin.
Pasangan calon bupati-wakil bupati (Cabup-Cawabup) Agus Yasmin-Haris Yuliana (Ahlina) mendapatkan nomor urut satu, sedangkan pasangan Abubakar-Ernawan Natasaputra (SAE) nomor urut dua. Ketetapan nomor urut masingmasing pasangan tersebut dituangkan dalam SK KPUD Kabupaten Bandung No 280/- 55/Um/2008.
Sebelumnya,KPUD menetapkan pasangan Ahlina dan Abu-Erna sebagai calon resmi yang maju pada Pilkada Kabupaten Bandung Barat (KBB) 2008 setelah lolos verifikasi. Agenda penetapan pasangan calon dan nomor urut berlangsung di Vila Istana Bunga Desa parongpong, Kecamatan Parongpong, KBB,kemarin.
Kendati nomor urut sama sekali tidak menentukan kemenangan, pasangan Ahlina yang diusung Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Demokrat tampak begitu gembira mendapatkan nomor urut 2. Bahkan, para pendukung pasangan itu langsung membentangkan spanduk Ahlina dengan nomor 1.
”Kami memang menginginkan nomor urut 1,dan menjadi kenyataan,”kata Ketua DPD PKS KBB Didik Agus Triwiyono. Cabup Agus Yasmin mengatakan, ditetapkannya pasangan dan nomor urut menjadi harapan baru bagi masyarakat KBB dalam menentukan nasibnya selama lima tahun ke depan.Pasangan Ahlina berjanji memberikan yang terbaik kepada masyarakat.
Sementara, pasangan Abu- Erna yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP),Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP),Partai Bintang Reformasi (PBR), dan Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) tak mempersoalkan nomor urut. ”Angka dua itu melambangkan kebersamaan, baik pasangan maupun antara masyarakat dengan pemerintah,” tegas Abubakar.
Dia berjanji membawa perubahan lebih baik bagi masyarakat Bandung Barat melalui mengentaskan kemiskinan. Setelah penetapan nomor urut,KPUD Kabupaten Bandung melanjutkan agenda dengan pembacaan deklarasi siap kalah menang dan menjaga KBB kondusif selama Pilkada KBB 2008 berlangsung.
Pejabat sementara (Pjs) Bupati Bandung Barat Tjatja Kuswara berharap siapapun yang terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati KBB periode 2008–2013, mampu melanjutkan visi Bandung Barat Bangkit. Dia mengaku mengetahui 'dapur' kedua pasangan calon sehingga percaya mereka bisa membawa Bandung Barat mencapai tujuannya.
”Ingat, suara rakyat adalah suara Tuhan.Mereka tidak membutuhkan statement yang enak dibaca di media massa,tapi butuh aplikasi,”ujar Tjatja. Tjatja tak ingin Pilkada KBB diwarnai dengan besarnya jumlah golongan putih. ”Jika pemilih di Bandung Barat ada satu juta lebih, saya ingin bulat satu juta yang memilih.
Itu bagus,”tandas dia. Sementara itu,Koordinator Gerakan Rakyat Menggugat (Geram) Kabupaten Bandung Barat (KBB) Deki David Karwur mengungkapkan, pihaknya menggugat KPUD Kabupaten Bandung ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung terkait pembuatan surat keputusan (SK) tentang tahapan Pilkada KBB yang dinilai cacat hukum.
Gugatan bernomor register perkara No 46/G/2008/PTUN-BDG itu telah diajukan ke PTUN Bandung, kemarin.”Seperti ada rekayasa. Bisa-bisanya tahapan sudah dilakukan sedangkan kepastian dari Mendagri belum ada.Karena itu kami mem- PTUN-kan KPUD Kabupaten Bandung.
Besok kami akan ke Mendagri untuk meminta mengangkat Bupati Bandung Barat atau memperpanjang masa tugas Pjs Bupati Bandung Barat,”tegas dia. Ketua KPUD Kabupaten Bandung M Budiana menegaskan, pihaknya telah melakukan sosialisasi melalui media masa. Sosialisasi lebih gencar dilakukan pascapenetapan pasangan Cabup-Cawabup peserta Pilkada KBB 2008 pada Rabu (14/5). (adi haryanto)
Langganan:
Postingan (Atom)
Hubungi Kami:
Kantor : Gedung twink Lt 3, Jl Kapten Tendean no. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan
Telp: 021-73888872/021-70692409
Email : cheriatna@gmail.com
Kantor : Gedung twink Lt 3, Jl Kapten Tendean no. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan
Telp: 021-73888872/021-70692409
Email : cheriatna@gmail.com
Entri Populer
-
Setelah mengalami penurunan biaya onh tahun 2011 di harapkan di tahun 2012 ongkos naik haji atau ONH bisa turun lagi dikisaran 30 juta rup...
-
Bukan hanya penyakit kronis yang menahun, antrian calon jamaah haji di Indonesia juga sudah cukup panjang. Di sisi lain, hal ini menggamba...
-
=== Google News Alert for: Travel Umrah === The Business of Hajj elan: The Guide to Global Muslim Culture According to Madinah Chamber ...
-
Semangat kaum muslimin indonesia untuk menunaikan ibadah haji sungguh luar biasa, bagi yg ingin segera menunaikan ibadah ini secepatnya bany...
-
Sudah menjadi tradisi di Indonesia, setiap kali ada kerabat atau tetangga yang pulang dari menunaikan ibadah haji , selalu ditengok untuk se...
-
Dapatkan Bisnis Waralaba / Franchise Travel Haji dan Umrah Dari PT.Happy Prima Wisata hanya dengan Rp.135.000.000 Saja Informasi dan Presen...
-
Di Tanah Suci, baik Makkah Al Mukaromah maupun Madinah Al-Munawarah, juga terdapat tempat-tempat bersejarah, yang meskipun bukan tempat pela...
-
Supaya perjalanan ke Tanah Suci dalam rangka menunaikan Ibadah Haji berjalan dengan baik dan lancar, ada baiknya beberapa hal dipersiapkan. ...
-
Menunaikan ibadah haji memerlukan persiapan yang sungguh-sungguh. Selain mempersiapkan fisik Anda juga wajib menyiapkan diri dengan membekal...
-
Asyik deh, Daftar umrah plus di cheria travel selain banyak program dan paketnya juga ada diskon bagi rombongan keluarga dan perusahaan.
