Tampilkan postingan dengan label Spam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Spam. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Maret 2007

Spammer terbesar ditangkap FBI

Jakarta, Seseorang yang diyakini sebagai spammer terbesar Amerika Serikat ditangkap setelah rumahnya digerebek Federal Beaureu of Investigation (FBI). Dan ia pun menghentikan kegiatan operasional spam-nya.

Dari hasil penggerebekan tersebut berhasil didapatkan barang-barang bukti kuat seperti adanya catatan keuangan, komputer dan disket. Dalam penggerebekan tersebut mereka berhasil menangkap Alan M. Raisky, sang raja spammer.

"Kami sedang tidak beroperasi saat penangkapan ini terjadi. Mereka tidak menghentikan kami. Mereka hanya mengambil peralatan kami yang pada akhirnya sama saja menghentikan kami," ujar Raisky seperti dikutip detikinet dari ABC News Selasa (18/10/2005). Terry Berg, Wakil Tertinggi Kantor Pengacara Detroit menolak untuk berkomentar.

Raisky, pria berusia 60 tahun itu memiliki 150 juta alamat e-mail lebih. Dirinya telah menjadi target anti- pam selama bertahun-tahun. Bahkan, Verizon Communications Inc. saja pernah menuntut dirinya tahun 2001, karena berhasil menutup jaringan Verizon dengan kiriman jutaan e-mail sampah. Masalah ini selesai setelah Raisky berjanji tidak akan mengirimkan spam lagi ke dalam jaringannya.

Sebagai informasi, aturan federal yang berlaku mulai setahun silam, melarang penggunaan judul yang menyesatkan dan mengirim pesan email komersial yang sekilas tampak seperti email dari seorang teman. Mereka juga melarang penggunaan alamat email multiple atau nama domain untuk menyembunyikan identitas pengirimPKS StoryWirausaha Indonesia




70 Persen E-mail dari Asia adalah Spam

Jakarta, Menjengkelkan memang jika melihat inbox dibanjiri dengan e-mail 'sampah'. Tahukah Anda dari mana sebagian besar e-mail spam itu berasal?

Jawabnya adalah kawasan Asia. Perusahaan antivirus Symantec Corp., melalui Internet Threat Security Report yang dirilisnya, menyatakan bahwa hampir 70 persen dari semua surat elektronik (e-mail) yang berasal dari Asia merupakan spam.

Dan Filipina adalah negara dengan rekor spam terburuk, dimana lebih dari 88 persen dari semua e-mail yang beredar di negara tersebut merupakan e-mail spam.

Dari sisi jumlah e-mail spam yang dikirimkan, menurut Symantec, persentase rata-rata e-mail spam yang dikirimkan dari kawasan Asia-Pasifik mencapai 69 persen.

Walaupun Filipina rekor spam-nya paling tinggi, seperti dilansir AFP dan dikutip detikINET, Jumat (23/3/2007), Cina merupakan sumber spam terbesar dilihat dari sisi volume. Sebanyak 37 persen dari semua spam yang terdeteksi dari wilayah Asia-Pasifik diketahui berasal dari Cina. Sayangnya Symantec tidak bisa menyediakan jumlah e-mail yang mereka amati.PKS StoryWirausaha Indonesia




Hubungi Kami:

Kantor : Gedung twink Lt 3, Jl Kapten Tendean no. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan
Telp: 021-73888872/021-70692409

Email : cheriatna@gmail.com




Entri Populer

Info Haji

Biro Travel Haji Plus dan Umroh Prima Saidah