Tampilkan postingan dengan label TKW. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TKW. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 April 2011

Perketat Paspor Haji dan Umroh

JAKARTA - Tim Khusus DPR RI yang menangani pemulangan TKI Arab Saudi mendesak Direktorat Jendral Keimigrasian memperketat penerbitan paspor untuk tenaga kerja yang menggunakan jalur haji dan umrah. Pasalnya dari hasil temuan tim gabungan lintas komisi itu, banyak TKI ilegal masuk ke Timur Tengah dengan menggunakan paspor haji maupun umrah.

Ketua Tim Khusus DPR RI Irgan Chairul Mahfiz menyatakan, praktik itu sudah berlangsung lama. "Dari pengakuan TKI ilegal di Arab Saudi, sekitar 80 persen mengaku bisa masuk ke Timur Tengah karena menggunakan jalur umrah dan haji," kata Irgan saat memimpin rapat dengar pendapat dengan pemerintah guna membahas masalah pemulangan TKI, Senin (4/4).

Menurutnya, bisa saja Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi tidak tahu tentang hal tersebut. Namun untuk Imigrasi, kata Irgan, pasti jelas tahu. "Tapi kenapa tidak meneliti dan memperketat penerbitan paspor?" tandas politisi PPP itu.

Parahnya, imbuh Irgan, begitu para TKI ilegal itu sudah berada di Timur Tengah dan mendapatkan tempat yang enak, mereka enggan kembali. "Kalau sudah enak, TKI tidak mau balik. Tapi kalau dapat perlakuan tidak enak, baru pemerintah dilibatkan. Karena itu, ini harus diperbaiki sistemnya. Jangan sampai, Kemenakertrans sudah ketat untuk pengiriman TKI, tapi Keimigrasian justru meloloskan TKI lewat paspor haji dan umrah ," ujarnya.

Irgan menambahkan, nantinya tim khusus akan mengundang Menteri Agama Suryadharma Ali terkait penggunaan jalur haji dan umrah bagi para TKI ilegal. "Kita akan mempertanyakan masalah ini Menag. Kok bisa TKI menggunakan paspor haji dan umrah," pungkasnya

Kamis, 25 Desember 2008

TKW Punya Prestasi

PKS Partai Keadilan Sejahtera Menuju Pemilu 2009

Gelar 8 Inspiring Women, PKS Bidik TKW Berprestasi
Ramdhan Muhaimin - detikNews

Kuala Lumpur - PKS Malaysia juga tidak mau ketinggalan menyambut hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember lalu. Seperti di Indonesia, PKS Malaysia juga menggelar 8 Inspiring Woman. Targetnya, WNI dan TKW berprestasi.

"Kami sudah me-launch 8 Inspiring Woman. Hanya bidikan kami sebagiannya TKW," kata Ketua Departemen Kewanitaan Pusat Informasi dan Pelayanan (PIP) PKS Malaysia, Pinta Rudiyanti Siregar, di sela-sela pelatihan kader kewanitaan PKS di Taman Tasik Perdana, Kuala Lumpur, Kamis (25/12/2008).

Acara tersebut dihadiri sekitar 300 kader dan simpatisan PKS yang bekerja sebagai TKW di pabrik. Pinta mengatakan, proses penyeleksian delapan perempuan berprestasi yang memberikan inspirasi itu telah dilakukan sejak minggu lalu. Penilaian dilakukan berdasarkan jumlah partisipasi yang dikumpulkan melalui sms. Hasilnya akan diumumkan pada Januari 2009.

Delapan Kategori Inspiring Woman tersebut antara lain pekerja, pelajar, pendidikan, kesehatan, sosial kemasyarakatan, perniagaan, sastra, dan dakwah. "Ini penghargaan kami terhadap perempuan Indonesia di sini. Apalagi terhadap para TKW," lanjutnya.

Dia juga mengungkapkan, PKS menargetkan perolehan suara perempuan mencapai 30 persen lebih dari jumlah TKW Indonesia di Malaysia. Jumlah TKI di Malaysia mencapai 1,2 juta.

Menurut Pinta, PKS mampu meraih partisipasi pemilih 3 ribu suara dengan modal 300 kader pada pemilu 2004 lalu. Saat ini jumlah kader PKS di Malaysia sudah mencapai 1.000.

"Sekitar 600 diantaranya perempuan. Mereka kebanyakan kerja di pabrik," ungkapnya.

Untuk peningkatan partisipasi pemilu 2009, Pinta menambahkan, setiap kader ditargetkan dapat menggaet 20 simpatisan baru.

Ketua Departemen Kaderisasi PIP PKS Malaysia Usman Jakfar manambahkan, partainya tidak khawatir mengenai kemungkinan menurunnya suara PKS terkait rencana PHK terhadap sekitar 300 ribu TKI pada tahun depan.

"Tidak masalah. Kami tidak khawatir sama sekali," ujar Usman.

Usman mengatakan, sebagian besar kader dan simpatisan PKS di Malaysia bekerja sebagai TKI. Partainya, lanjut dia, telah memberikan pembinaan melalui pelatihan kemandirian (enterpreneurship) kepada kader-kadernya. Sehingga kalaupun kader-kadernya termasuk TKI yang dipulangkan karena PHK, dia meyakini, mereka tetap akan menyalurkan aspirasinya kepada PKS.

"Sebab kami memang selalu menegaskan kepada para kader bahwa kita tidak pilih orang, tapi partai untuk dakwah. Jadi dimana pun mereka berada dan siapapun calon yang naik, mereka tetap akan memilih partai," tandasnya.
Hubungi Kami:

Kantor : Gedung twink Lt 3, Jl Kapten Tendean no. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan
Telp: 021-73888872/021-70692409

Email : cheriatna@gmail.com




Entri Populer

Info Haji

Biro Travel Haji Plus dan Umroh Prima Saidah