Rabu, 03 Januari 2007

Tujuh Keajaiban Dunia Baru

Tujuh Keajaiban Dunia Baru
---------------
JENEWA:
Taman Gantung Babilonia, patung Zeus di Olympia, Kuil Artemis di Ephesus, Makam Halicarnassus, Colossus dari Rhodes, mercusuar Pharos Iskandariah, dan piramida Giza, Mesir, adalah tujuh keajaiban dunia masa lalu. Kini hanya tinggal satu keajaiban yang masih tersisa, yaitu tiga piramida Giza. Enam keajaiban yang lain dari masa 2500 sampai 200 sebelum Masehi itu telah musnah.
Untuk menggantikan posisi tujuh keajaiban dunia yang sudah punah itu, Bernard Weber, seorang petualang Swiss, mengusung proyek pencarian tujuh keajaiban dunia yang baru. Sejauh ini, tak kurang dari 23 juta orang telah memilih situs mana yang layak disebut sebagai keajaiban dunia.
Dari 77 kandidat yang dinominasikan, muncul 21 situs yang memperoleh suara terbanyak dan terpilih menjadi finalis. Piramida Giza juga ada dalam daftar bersama patung Liberty, menara Eiffel, dan Taj Mahal. Finalis lainnya adalah situs Machu Picchu di Peru, Acropolis, Hagia Sophia, Kremlin dan Katedral St Basil, Colosseum, Neuschwanstein Castle, Stonehenge, Alhambra, Tembok Raksasa Cina, Kuil Kiyomizu, Gedung Opera Sydney, Angkor Wat, Timbuktu, Petra, patung Kristus Penebus di Brasil, patung batu Easter Island, dan Kuil Chichen Itza di Meksiko.
Keajaiban yang baru ini adalah pilihan banyak orang dan mewakili kebudayaan sejak manusia berada di muka bumi sampai tahun 2000, kata Weber. Sehingga piramida Giza, satu-satunya keajaiban kuno yang masih berdiri, bisa dipilih untuk kedua kalinya.
Sampai pertengahan Desember lalu, tujuh finalis yang berada pada peringkat atas adalah Colosseum, Tembok Raksasa Cina, Machu Picchu, piramida Giza, patung batu Easter Island, Stonehenge, dan Taj Mahal. Pemungutan suara ini akan berakhir pada 6 Juli 2007, dan ketujuh pemenang akan diumumkan pada keesokan harinya di Lisabon, Portugal. Tanggal tujuh, bulan tujuh, dan tahun 2007 sengaja dipilih untuk tujuh keajaiban dunia yang baru ini.
Kampanye New7Wonders ini dimulai pada 1999 dan menghasilkan 200 nominee dari seluruh dunia. Nominee ini dipersempit menjadi 77 pada 2005. Dewan juri yang terdiri atas pakar arsitektur dan dipimpin oleh bekas Direktur Jenderal UNESCO Federico Mayor memperpendek daftar itu menjadi 21 nama.
Kampanye ini telah menarik banyak peserta dari berbagai negara di seluruh dunia yang mengirimkan suara melalui Internet dan sambungan telepon internasional. Pemungutan suara secara global ini sengaja dilakukan agar tujuh keajaiban dunia yang baru ini tidak ditentukan oleh satu orang saja seperti di masa lalu.
Sekarang proyek ini melibatkan orang dari berbagai benua dan kultur, kata Mayor.
Tujuh keajaiban dunia kuno dipilih oleh Philon dari Byzantium pada 200 sebelum Masehi. Daftar itu dibuat sebagai panduan perjalanan bagi warga Athena lainnya sehingga lokasinya cuma di seputar Lembah Mediterania.
Juru bicara kampanye, Tia B. Viering, menyatakan Weber melakukan aksi ini untuk menyatukan dunia dan simbol kebanggaan bersama terhadap warisan budaya dunia. Sebagian dana yang diperoleh dari pajak penjualan hak penyiaran proyek ini akan dipakai untuk membiayai upaya restorasi berbagai situs di dunia. Salah satunya misi untuk membangun kembali patung Buddha Bamiyan di Afganistan.
sumber:TEMPO Interaktif
13:58 04/01/2007
www.pksplus.com
---------------

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hubungi Kami:

Kantor : Gedung twink Lt 3, Jl Kapten Tendean no. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan
Telp: 021-73888872/021-70692409

Email : cheriatna@gmail.com




Entri Populer

Info Haji

Biro Travel Haji Plus dan Umroh Prima Saidah