DPR RI akan Ajukan Interpelasi
Jumat, 05 Januari 2007 09:01:44 ::
HNW Online: MAKKAH--Buntut dari gagalnya suplai ransum bagi jamaah selama di Arafah dan Mina (Armina) bakal berlanjut di DPR. Sejumlah anggota DPR akan mengajukan hak interpelasi. Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar mempersilakan anggotanya menngajukan hak tersebut.
'Kami mendukung usul itu dan akan menggunakan hak interpelasi,' kata Muhaimin di Jakarta, Rabu (3/12). Sebelumnya di Jakarta, Presiden SBY dikabarkan membentuk tim investigasi khusus yang dipimpin mantan Menag Tolchah Hasan.
Pembentukan itu disambut Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Salim Segaf Aljufri. 'Kami mendukung agar masalah ini clear,' kata dia di Makkah, Rabu (3/1). Salim yakin Presiden menunjuk orang yang dapat melihat masalah Arminaa dari semua sisi secara obyektif. Makin cepat tim bekerja menurut dia makin baik.
Ia pribadi mengaku siap dipanggil ke Tanah Air untuk memberi keterangan. Salim menegaskan telah menempuh upaya maksimal untuk membantu jamaah baik sebelum Ana for Development (AFD) gagal menyuplai ransum sesuai perjanjian maupun saat peristiwa terjadi. 'Saya sudah perintahkan untuk membatalkan kontrak dengan Ana,' katanya.
Hari itu menurut dia, muassasah menyatakan sanggup menyuplai makanan untuk jamaah di Mina. Hal itu didukung kementerian hajii Arab Saudi. Namun, panitia haji urung membatalkan kontrak sehingga kegagalan suplai ransum berlanjut hingga di Mina.
Menurut Salim bukan hanya dirinya yang menyuarakan pembatalan kontrak tapi juga anggota DPR RI Komisi VIII yang menjadi tim pengawas. Yang terjadi kemudian selentingan isu yang menyatakan ada main mata antara Dubes dengan muassasah. 'Bagaimana saya bisa main mata karena ini sudah masalah darurat mennyangkut 189 ribu jamaah.'
Dari Jakarta, Ketua MPR Hidayat Nur Wahid juga berpendapat kasus Armina perlu dikritisi karena sempat menganggu kekhusukan jamaah saat wukuf.
'Saya kira Menag harus mengulangi permintaan maafnya ke jamaah serta memberi kompensasi,' kata dia di Jakarta, Rabu (3/1). Hidayat mengungkap sebelumnya, penawaran AFD sempat ditolak. 'Mengapa sekarang diterima lagi?' kata dia.
Ke depan dia mendesak tak ada monopoli dalam pengelolaan katering. 'Paling tidak harus ada dua perusahaan agar tercipta kompetisi yang sehat demi perbaikan pelayanan bagi para jamaah,' tandas Hidayat.
Sementara itu Menag M Maftuh Basyuni menyatakan operasional haji juga menjadi tanggung jawab kedutaan. 'Tapi ada kesalahan kita seolah-olah penyelenggaraan haji adalah proyek Departemen Agama (Depag),' katanya. Mantan Dubes RI untuk Arab Saudi ini pun berniat mengembalikan semua sesuai UU bahwa perwakilan Indonesia di luar negeri harus dilibatkan sepenuhnya dalam penyelenggaraan haji.
Maftuh juga menjelaskan bahwa pengembalian uang konsumsi senilai 300 riyal itu merupakan perintah Presiden RI yang dananya diambilkan dari sisa Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji. 'Jika tidak cukup akan diambilkan dari DAU atau saya minta ke Presiden.'
Ia menyatakan pemindahan kontrak dari muassasah ke AFD untuk kepentingan jamaah. Harga 300 riyal selama fase Armina menurut dia terlalu mahal karena jamaah ONH Plus pun hanya membayar 250 riyal sebagaimana yang ditawarkan AFD. Malah, makanan yang dinikmati jamaah ONH Plus sangat berlimpah dan mewah. Sedangkan yang disediakan muassasah seadanya. 'Kami ingin ada perbaikan bagi jamaah.'
Hanya saja yang terjadi di luar dugaan. AFD gagal memenuhi kontraknya. Kini, kata Maftuh, segala hal terkaitdengan AFD diserahkan sepenuhnya kepada Kerajaan Arab Saudi.'Kami berharap pemerintah Arab Saudi dapat memberikan hukuman kepada perusahaan katering tersebut. Sebab ini menyangkut perngorbanan jamaah haji Indonesia juga nama baik bangsa Indonesia. Ini juga menyangkut nama baik pemerintah Arab Saudi,' kata Maftuh.
www.pksplus.com
Membantu Mewujudkan Niat Anda Ke Tanah Suci Bersama PT Cheria travel ( KBIH ) Wisata Tour Biro Travel Haji Plus dan Umroh
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Hubungi Kami:
Kantor : Gedung twink Lt 3, Jl Kapten Tendean no. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan
Telp: 021-73888872/021-70692409
Email : cheriatna@gmail.com
Kantor : Gedung twink Lt 3, Jl Kapten Tendean no. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan
Telp: 021-73888872/021-70692409
Email : cheriatna@gmail.com
Entri Populer
-
Setelah mengalami penurunan biaya onh tahun 2011 di harapkan di tahun 2012 ongkos naik haji atau ONH bisa turun lagi dikisaran 30 juta rup...
-
Bukan hanya penyakit kronis yang menahun, antrian calon jamaah haji di Indonesia juga sudah cukup panjang. Di sisi lain, hal ini menggamba...
-
=== Google News Alert for: Travel Umrah === The Business of Hajj elan: The Guide to Global Muslim Culture According to Madinah Chamber ...
-
Semangat kaum muslimin indonesia untuk menunaikan ibadah haji sungguh luar biasa, bagi yg ingin segera menunaikan ibadah ini secepatnya bany...
-
Sudah menjadi tradisi di Indonesia, setiap kali ada kerabat atau tetangga yang pulang dari menunaikan ibadah haji , selalu ditengok untuk se...
-
Dapatkan Bisnis Waralaba / Franchise Travel Haji dan Umrah Dari PT.Happy Prima Wisata hanya dengan Rp.135.000.000 Saja Informasi dan Presen...
-
Di Tanah Suci, baik Makkah Al Mukaromah maupun Madinah Al-Munawarah, juga terdapat tempat-tempat bersejarah, yang meskipun bukan tempat pela...
-
Supaya perjalanan ke Tanah Suci dalam rangka menunaikan Ibadah Haji berjalan dengan baik dan lancar, ada baiknya beberapa hal dipersiapkan. ...
-
Menunaikan ibadah haji memerlukan persiapan yang sungguh-sungguh. Selain mempersiapkan fisik Anda juga wajib menyiapkan diri dengan membekal...
-
Asyik deh, Daftar umrah plus di cheria travel selain banyak program dan paketnya juga ada diskon bagi rombongan keluarga dan perusahaan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar