PK-Sejahtera Online: Deklarasi dukungan terhadap fauzi Wibowo yang berlangsung di Hotel Ritz Carl-ton, kuningan Jakarta. Wakil ketua Umum DPP Partai Golkar Agung Laksono membantah bahwa terbentuknya koalisi kebangsaan ini bertujuan untuk menjegal dan menghancurkan PKS yang sebelumnya sudah menetapkan mantan Wakapolri Adang Darajatun menjadi cagubnya.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPP PKS Muhamad Razikun mengaku, dukungan koalisi parpol tersebut belum tentu menjamin bakal memenangkan Fauzi dalam pilkada mendatang. Baginya koalisi tidak bisa dijadikan tolak ukur untuk memperoleh kemenangan. “Jadi, persoalannya bukan berapa jumlah parpol yang bergabung mengusung salah seorang cagub.” Dasar yang menjadi porsoalan adalah bagaimana hasilnya, buat apa koalisi banyak-banyak jika ditingkat bawahnya mereka tidak didukung secara penuh oleh masyarakat.
“Dengan keberagaman etnis yang berkembang di Jakarta, saya kira masyarakat tidak lagi bisa dibodohi, PKS tidak akan gentar “Ujar Razikun Intinya koalisi apapun yang bertujuan menjegal PKS akan siap dihadapi. ”Kalau mau jujur koalisi 16 parpol itu sudah kami prediksi sebelumnya. Jadi begitu dideklarasikan, kami tidak ada masalah lagi,” tambahnya.
Senada dengan Razikun, Ketua DPW PKS DKI Jakarta Triwisaksana mengaku, PKS siap menghadapi berapa pun partai yang tergabung dalam koalisi tersebut. Menurut dia, meski tidak berkoalisi dengan partai lain, dia yakin PKS bakal menang pada pilkada mendatang. Sebab saat ini PKS sedang membangun koalisi strategis dengan rakyat. “Silahkan saja partai lain mau bilang apa. Pada prinsipnya, koalisi itu terbagi menjadi dua bagian. Pertama, koalisi teknis yang dilakukan antar partai, kedua, kolaisi stategis antar partai dan rakyat. Nah, koalisi stategis inilah yang sedang dibangun PKS,” tegasnya. (Tatiek)
Pengirim: Ningsih
Update: 16/03/2007 Oleh: Ningsih
Muslim Mobile Media
| Dapatkan PKS Toolbar Di sini: Gratis |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar