Demikian analisis pengamat intelijen DR AC Manullang saat berbincang melalui telepon dengan Situs Berita Rakyat Merdeka, siang ini (25/3). Dia mengatakan bahwa pencekalan itu bukan terjadi secara tiba-tiba, melainkan sudah dipersiapkan sejak lama.
“Kenapa visanya sudah diberikan, eh sepuluh menit jelang take off malah dibatalkan? Ini kan jelas(CIA) ingin kembali mengobok-obok Islam lewat seorang Tamsil," bebernya.
Ditambahkan bekas Direktur Bakin (Badan Koordinasi Interlijen Negara) itu, CIA berusaha meyakinkan pemerintah Kanada bahwa Tamsil pergi ke Kanada, untuk menemui jaringannya di sana.
"Inilah hasil kerja operasi intelijen CIA karena mereka mau mengobok-obok Islam lagi. Padahal seringkali saya katakan bahwa Jamaah Islamiyah itu bukan teroris. Kalaupun Jamaah Islamiyah itu ada, belum tentu semua anggotanya teroris," ujarnya menjelaskan dasar pencekalan Tamsil.
Bekas pejabat yang fasih Bahasa Jerman itu menambahkan, bukan tidak mungkin ke depan akan ada orang yang berasal dari eksekutif, legislatif dan LSM yang akan mengalami hal serupa dengan Tamsil. "Mereka (CIA) sudah punya daftar nama-namanya," tandasnya. atm
Miol
PKS Story
![]() |


Tidak ada komentar:
Posting Komentar