Sabtu, 17 Maret 2007, 16:59:52 WIB
Laporan: M Hendry Ginting
Jakarta, Rakyat Merdeka. Koalisi besar sejumlah partai dalam Pilkada DKI Jakarta yang mengusung Fauzi Bowo atau Foke versus Adang Daradjatun yang diusung Partai Keadilan Sejahtera bukan pertarungan nasionalis melawan Islam.
“Saya tidak sepakat dengan penilaian tersebut,” kata pengamat politik dari Barometer Indonesia Mohamad Qodari di Jakarta, Sabtu (17/3).
Dalam pandangan Qodari, Adang kendati dielus-elus PKS bukanlah sosok yang ideologi politiknya mengusung Islam. Adang, menurut, Qodari sama saja dengan Agum Gumelar dan calon gubernur lainnya.
Qodari menilai, koalisi besar partai sebagai wujud kepiawaian Foke dalam memuluskan langkahnya untuk menjadi orang nomor satu di Jakarta.
Foke jelas-jelas bukan kader partai. Begitu juga koalisi besar itu bukan tidak mungkin menimbulkan masalah. Pasalnya, muncul kesan di masyarakat koalisi itu untuk mengeroyok Adang.
Qodari memperkiraka, karena Adang hanya dijagokan PKS diperkirakan calon lain yang tidak mendapat kursi akan memberikan dukungan pada Adang. “Bisa timbul rasa simpati kepada Adang dan akhirnya akan menjadi bumerang bagi koalisi besar,” kata Qodari.
Sumber : Rakyatmerdeka
Muslim Mobile Media
| Dapatkan PKS Toolbar Di sini: Gratis |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar