Rahul Tandon
BBC
domba Belum banyak produk daging ternak jenis halal organik
Industri makanan halal di dunia setiap tahunnya menghasilkan lebih dari 500 miliar dollar Amerika.
Eropa - yang memiliki semakin banyak warga Muslim - adalah salah satu kawasan di mana industri makanan halal berkembang dengan pesat.
Seorang warga Muslim Inggris sekarang mendirikan peternakan halal organik pertama di Eropa.
Setiap pagi buta datang di Somerset, Inggris barat daya, itu berarti saat bagi Mohammed Riddah Payne untuk memberi makan hewan ternaknya.
Dia memiliki sejumlah kecil ayam, kambing, domba dan angsa. Tidak ada yang istimewa, kecuali bahwa Mohammed adalah satu-satunya peternak halal organik di Inggris.
Dia mengajak saya keliling peternakannya dan saya tanyakan mengapa dia mendirikan peternakan ini.
"Gagasan ini bermula dari kurangnya daging berkualitas yang 100 persen halal dan berasal dari hewan yang dipelihara dengan etika," kata Mohammed.
Dan saya terjun ke dunia ini karena tidak ada orang lain yang melakukannya dan saya rasa warga Muslim menginginkannya.
Sempat ditolak
Di daerah ini banyak peternakan kecil. Sosok peternak halal organik masih sangat asing.
"Agak sulit. Karena di daerah ini, orang tidak terlalu mengenal keragaman budaya," tutur Mohammed.
Misalnya, demikian tuturnya, sewaktu dia pergi ke daerah pantai selatan Inggris untuk mencari pemasok bibit ternak kambing. "Semuanya berjalan mulus sampai saya mengatakan peternakan saya peternakan halal. Pihak pemasok kemudian menolak saya," katanya.
"Akhirnya saya menyusun paket informasi tentang apa itu halal dan etika dibalik praktek ini, dan pemasok bibit ternak itu akhirnya berubah fikiran," katanya.
Menyembelih sendiri
Mohammed Riddah Panye menyembelih sendiri hewan-hewan di peternakannya. Dia ingin warga Muslim untuk memahami dan menerapkan konsep thayyib - bahwa makanan harus sehat dan alamiah.
Dia merasa pangan organik memenuhi ajaran agama Islam. Jumlah pesanan secara perlahan meningkat. Dan Mohammed bisa jadi adalah perintis pertanian halal organik di Inggris.
Muslim Mobile Media

Tidak ada komentar:
Posting Komentar