Pasalnya, dirinya masih berkonsentrasi mempersiapkan diri dalam pencalonan gubernur. Sebaliknya, mantan Wakapolri ini menyerahkan ketentuan cawagubnya ke Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS.
''Saya tidak mempermasalahkan siapa yang akan mendampinginya nanti. Saya tidak tahu, sebab itu urusan dari partai yang mengusung saya,'' katanya dalam acara donor darah di Kampus Universitas Mercu Buana, Kembangan, Jakarta Barat, kemarin. Adang berharap, cawagub yang mendampingnya dalam pilkada mendatang harus memiliki idealisme, kebersamaan, dan visi untuk membangun Jakarta ke depan.
Apalagi, Jakarta sebagai ibu kota merupakan barometer bagi daerah lain. ''Saya ingin sosok yang mendampingi dalam pilkada nanti merupakan sosok yang cerdas dan memiliki wawasan untuk maju,'' tandasnya.
Saat disinggung usulan cawagub dari internal partai, yakni Dani Anwar, Adang mengaku akan menerima ketentuan itu jika sudah menjadi putusan partai. ''Siapa pun wakilnya, yang penting dia dapat membawa kemajuan bagi Jakarta.'' (sucipto)
Koran Sindo | Sabtu, 24 Maret 2007
PKS Story
![]() |


Tidak ada komentar:
Posting Komentar