Sabtu, 12 Januari 2008

Tifatul: Akhiri Bencana dengan Muhasabah dan Bertaubat

Tifatul: Akhiri Bencana dengan Muhasabah dan Bertaubat

Ummat Islam harus mengevaluasi keimanan dan ketakwaaan pada tahun yang lalu. Sebab, lanjut Presiden PKS, bukan tidak mungkin bencana fisik yang terjadi beberapa tahun yang lalu diakibatkan oleh bencana moral yang terjadi. “Karena terjadi musibah moral, Allah menimpakan musibah fisik. Na’uudzubillahi mindzaalik,” papar Tifatul saat memperingati tahun baru Islam 1 Muharram 1429 Hijriah di Masjid Pindok Indah, Rabu (10/1), malam.

PK-Sejahtera Online: Awal tahun baru 2008 sangat meriah. Ribuan orang memadati jalan-jalan merayakan pergantian tahun masehi itu. Meski umat Islam masyoritas di Indonesia, namun perayaan tahun baru masehi yang dimiliki Kristen itu dirayakan oleh hamper seluruh muslim di Indonesia. Petasan dan kembang api yang bermacam warnanya menghiasi langit Jakarta, meski hujan turun. Tak hanya itu pergantian tahun masehi ditunggu dengan countdown(menghitung mundur).

“Tapi kalau melihat malam ini, rasanya sangat jauh berbeda. Padahal baru saja kita melewati tahun baru 1 Muharram 1429 H,” kata Presiden PKS Ir H Tifatul Sembiring.

Presiden PKS memberikan taushiyah pada malam muhasabah memperingati tahun baru Islam 1 Muharram 1429 Hijriah di Masjid Pindok Indah, Rabu (10/1), malam.

Dalam taushiyahnya Tifatul mengatakan, ummat Islam harus mengevaluasi keimanan dan ketakwaaan pada tahun yang lalu. Sebab, lanjut Presiden PKS, bukan tidak mungkin bencana fisik yang terjadi beberapa tahun yang lalu diakibatkan oleh bencana moral yang terjadi. “Karena terjadi musibah moral, Allah menimpakan musibah fisik. Na’uudzubillahi mindzaalik,” papar Tifatul.

Tifatul mengutip janji Allah dalam Al-Qur’an, Allah akan membukakan pintu keberkahan dari langit dan bumi jika suatu penduduk beriman dan bertakwa dengan benar. Namun demikian, jika mengingkari atas ayat-ayat Allah, maka Allah akan menghukum atas pengingkaran tersebut.

Beberapa bencana fisik, menurut Tifatul, antara lain adalah musibah yang terjadi di Indonesia beberapa tahun terakhir. Ada gempa yang diikuti tsunami seperti di Aceh dan Nias, gempa di Yogyakarta, banjir bandang di Trenggalek, Sinjai, banjir besar di Jakarta, kecelakaan pesawat terbang dan kapal laut.

“Semuanya terjadi silih berganti bagaikan musim yang selalu berganti. Oleh karena itu kita harus bermuhasabah dan bertaubat atas dosa yang kita lakukan,” kata Tifatul Sembiring.

Bencana moral yang menjadi penyebab bencana fisik menurut Tifatul antara lain praktik KKN yang mewabah, aksi pornografi dan pornoaksi, meluasnya 500 jenis vcd porno serta perzinahan anggota dewan.

“Bagaimana Indonesia tidak mendapatkan bencana bertubi-tubi. Bagaimana pula nanti tanggung jawab kita selaku orangtua di hadapan Allah?” tanya Tifatul di hadapan ratusan jamaah muhasabah.

Di akhir taushiyahnya, Presiden PKS itu mengajak masyarakat untuk berhijrah. Hijrah dalam artian meninggalkan apa-apa yang dilarang oleh Allah Ta’alaa.

“Mari sama-sama kita bermuhasabah, berhijrah dari korupsi menjadi bersih, hijrah dari maksiat menuju ibadah, hijrah dari yang diharamkan Allah menuju sesuatu yang diperintahkan,” pungkas Tifatul



SMSPlus :. PKS Partai Keadilan Sejaktera Di Indonesia 2009 Apa Kata Media :.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hubungi Kami:

Kantor : Gedung twink Lt 3, Jl Kapten Tendean no. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan
Telp: 021-73888872/021-70692409

Email : cheriatna@gmail.com




Entri Populer

Info Haji

Biro Travel Haji Plus dan Umroh Prima Saidah