Kamis, 22 Mei 2008

Pengamat: Target Realistis Suara PKS 13%

PKS Partai Keadilan Sejahtera Menuju Pemilu 2009

Pengamat: Target Realistis Suara PKS 13%

INILAH.COM, Jakarta - Meski dinilai mampu menjadi kuda hitam dalam Pemilu 2009, target suara 20 persen yang dicanangkan PKS dianggap terlalu tinggi. Partai yang dipimpin Tifatul Sembiring itu diperkirakan hanya akan meraup suara pemilih pada kisaran 13 persen.

"Yang realistis itu targetnya 13% untuk PKS. Ya mungkin PKS itu ada di posisi ke empat," kata pengamat politik Universitas Paramadina Bima Arya usai acara dialog 'Refleksi 10 Tahun Reformasi, Keadilan yang tak Kunjung Selesai' di Jakarta, Kamis (22/5) malam.

Bima melanjutkan, mengacu pada trend-trend survei, urutan 3 besar parpol pemenang pemilu legislatif 2009 akan diisi oleh Partai Golkar, PDIP dan Partai Demokrat.

"Saya kurang bisa melihat peluang bagi partai-partai baru yang menembus 7 besar. Jadi urutan 4-5 besar itu masih dihuni partai-partai lama. Bedanya untuk pemilu 2009 itu peringkat pertamanya

Golkar atau PDIP," tuturnya.

Mengenai capaian suara yang akan diperoleh Partai Demokrat, Bima mengatakan, hal itu tergantung popularitas SBY menjelang pemilu digelar. "Ada korelasi positif antara SBY dengan Partai

Demokrat. Jika SBY bisa membangun komunikasi politik yang efektif dalam konteks kenaikan BBM, maka bisa jadi popularitas SBY naik, tapi ketika SBY gagal mengelola isu kenaikan BBM, ini akan berdampak pada perolehan suara Partai Demokrat," paparnya.

Sementara untuk PKS, Bima menyebutkan, sudah tampak indikasi kuat peningkatan suara dari 7 persen pada Pemilu 2004 menjadi 10-12 persen. Hal ini ditopang oleh mesin politik PKS yang bekerja dengan kuat.

"Dan di 2009, tergantung dari bagaimana PKS secara efektif bisa merangkul figur-figur yang menjual karena PKS ini kan miskin figur populer. Kalau PKS bisa merangkul figur populer, itu berdampak baik pada peningkatan suara PKS," kata Bima.

Soal suara PKB yang diramalkan merosot karena konflik internal yang tak kunjung usai, Bima menyebut, pemilih nahdliyin akan diperebutkan oleh partai-partai yang mengincar suara warga NU.

"Yang jelas, pertama itu adalah captive market PKB yaitu PKNU. Maksudnya partai-partai yang menargetkan massa NU seperti PKNU dan PPP. Ada juga floating mass dari PKB yang lari ke partai-partai lain seperti partai nasionalis," tandasnya.[L6]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hubungi Kami:

Kantor : Gedung twink Lt 3, Jl Kapten Tendean no. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan
Telp: 021-73888872/021-70692409

Email : cheriatna@gmail.com




Entri Populer

Info Haji

Biro Travel Haji Plus dan Umroh Prima Saidah