Kamis, 17 Juli 2008

PKS Partai Yang Agresif

PKS Partai Keadilan Sejahtera Menuju Pemilu 2009

PKS Partai Yang Agresif

pkspiyunganonline: INILAH.COM, Jakarta – Makna puisi 'sekali berarti setelah itu mati' Chairil Anwar tak mustahil berlaku bagi Partai Demokrat. Menyodok di Pemilu 2004 dan melesatkan SBY ke kursi RI-1, kini sinar mereka meredup. Bakal melorot di Pemilu 2009.

Sederet parpol besar, khususnya Golkar dan PDI-P, memang sempat jatuh di beberapa panggung Pilkada. Tapi, itu belum cukup untuk dibunyikan sebagai lonceng pertanda kematian keduanya. Apalagi, keduanya juga ternyata langsung berbenah dan kembali masuk zona pacu kuda bersama parpol lain yang agresif macam PKS dan PAN.

Justru Partai Demokrat (PD) yang terkesan adem ayem. Nyaris tak ada terobosan darinya, termasuk ketika masa kampanye sembilan bulan sudah dimulai pada 12 Juli lalu. Padahal, awalnya, PD diharapkan banyak kalangan untuk kembali berperan sebagai tumpuan amanah rakyat.

Kekhawatiran 'sekali berarti setelah itu mati' seperti dituangkan Chairil Anwar pun mulai mengemuka. Hipotesis itu berangkat dari hasil survei Center for Strategic and International Studies (CSIS), sebuah lembaga tangki pemikiran terkemuka dan kredibel.

Hasil survei CSIS yang dilansir awal pekan ini menempatkan PDI-P, Golkar, dan PKS sebagai tiga parpol teratas yang banyak dipilih responden jika Pemilu digelar saat ini. PD tak termasuk dalam deret parpol yang dijagokan.

PDI-P menohok, termasuk melampaui Golkar, dengan perolehan dukungan 20,3% responden. Golkar mengintil di tempat kedua dengan perolehan 18,1% dan PKS membayangi dengan perolehan 11,8%. PD, meski masih di atas PAN dan PPP, hanya memperoleh 5,2%.

Itu jelas sebuah kemerosotan drastis. Sebab, Oktober 2007, PD masih gagah dan dinilai menarik. Ketika itu, PD di urutan ketiga survei pilihan rakyat setelah PDI-P dan Golkar dan PDI-P, dengan perolehan 14% suara responden. PDI-P memperoleh 20% dan Golkar 17,5%.

Survei CSIS juga mengungkap loyalitas pemilih terhadap parpol. PKS menempati posisi teratas dengan perolehan 75,4% dari pemilih pada Pemilu 2004. Golkar di urutan kedua dengan perolehan 61% dan PDI-P di urutan ketiga dengan perolehan 55,1%. Di kategori loyalitas ini, PD lagi-lagi terempas.

Loyalitas pendukung PD tercatat sangat rendah. Hampir setengah atau persisnya 47,6% pemilih PD pada Pemilu 2004 menyatakan belum menentukan pilihan. Hanya 18,7% pemilih yang menyatakan siap mencoblos kembali lambang PD di Pemilu 2009.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hubungi Kami:

Kantor : Gedung twink Lt 3, Jl Kapten Tendean no. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan
Telp: 021-73888872/021-70692409

Email : cheriatna@gmail.com




Entri Populer

Info Haji

Biro Travel Haji Plus dan Umroh Prima Saidah