Kamis, 25 Desember 2008

Bisnis Nomor Urut Caleg Sirna

PKS Partai Keadilan Sejahtera Menuju Pemilu 2009

Bisnis Nomor Urut Caleg Sirna

Pengamat politik dari Universitas Khairun Ternate Ridha Adjam menilai, penetapan anggota legislatif berdasarkan suara terbanyak seperti yang diputuskan Mahkamah Konstitusi, akan menghilangkan bisnis nomor urut dalam penetapan calon anggota legislatif (caleg).

"Penetapan legislatif berdasarkan nomor urut yang berlaku selama ini telah menjadi lahan bisnis bagi partai politik (parpol) dalam menetapkan caleg. Parpol mengisyaratkan setoran dana yang cukup besar bagi caleg yang ingin dinomor jadi," ujar Ridha, di Ternate, Kamis (25/12).

Caleg yang menyetor dana besar untuk mendapatkan nomor urut jadi itu, kata Ridha, biasanya setelah menjadi anggota kurang memperhatikan aspirasi rakyat. Ridha lebih mengutamakan bagaimana bisa mengembalikan dana yang telah dikeluarkan saat mendapatkan nomor urut jadi.

Direktur Konsorsium Makuwaje itu juga menyatakan, penetapan caleg yang didasarkan pada nomor urut, selama ini juga dijadikan sarana bagi para elit parpol untuk menjadikan keluarganya sebagai anggota legislatif dengan menempatkannya pada nomor urut jadi. "Sistem tersebut (penetapan anggota legislatif berdasarkan nomor urut) memang tidak adil. Mereka yang memiliki dana atau keluarga pengurus parpol bisa dengan mudah menjadi anggota legislatif walaupun saat pemilu mendapat suara sedikit," katanya.

Ridha mengatakan, adanya penetapan anggota legislatif berdasarkan suara terbanyak tersebut maka ketidakadilan itu dapat diakhiri. Caleg yang mendapat dukungan mayoritas dari rakyat saat pemilihan umum (pemilu) akan berpeluang menjadi anggota legislatif meski berada di nomor urut bawah.

Selain itu, lanjutnya, anggota legislatif nanti, baik pusat maupun daerah adalah mereka yang benar-benar mendapat dukungan mayoritas dari rakyat, sehingga dipastikan kepentingan rakyat akan banyak mendapat perhatian dari para anggota legislatif.

Oleh karena itu semua rakyat Indonesia harus mendukung keputusan MK tersebut. "Kalau ada yang menolak keputusan itu, maka berarti yang bersangkutan tidak menghendaki pelaksanaan demokrasi yang adil di negeri ini," katanya.

Ridha mengimbau, rakyat agar pada pemilu legislatif 2009 harus cermat dalam memilih caleg. Pilihlah caleg yang selama ini terlihat berperilaku baik, dan memiliki kedekatan dengan rakyat, walaupun caleg bersangkutan berada pada nomor bawah. "Sekarang ini banyak caleg yang berusaha mendekati rakyat dengan memberikan berbagai janji. Saya harap rakyat jangan tergiur dengan janji-janji caleg. Rakyat tentu lebih mengetahui figur caleg mana yang harus dipilihnya," ujarnya. [EL, Ant]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hubungi Kami:

Kantor : Gedung twink Lt 3, Jl Kapten Tendean no. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan
Telp: 021-73888872/021-70692409

Email : cheriatna@gmail.com




Entri Populer

Info Haji

Biro Travel Haji Plus dan Umroh Prima Saidah