Minggu, 21 Desember 2008

Kebijakan Jam Sekolah Akan Dibatalkan

PKS Partai Keadilan Sejahtera Menuju Pemilu 2009

Uji Coba Gagal, Kebijakan Jam Sekolah Akan Dibatalkan

Penulis : Bagus BT Saragih
JAKARTA--MI: Jika dalam masa uji coba 6 bulan tidak berhasil, kebijakan pemajuan jam masuk sekolah akan dibatalkan. Hal itu dikemukakan Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Igo Ilham, Minggu (21/12).

"Ada masa transisi untuk mengujicobakan kebijakan ini, yaitu 6 bulan. Jika selama masa transisi ternyata kebijakan ini tak efektif, jam sekolah kembali ke ke pukul 7," katanya.

Selama masa transisi itu, akan dilakukan evaluasi setiap bulan untuk melihat efektivitas kebijakan itu. "Setiap bulan akan dilihat dampaknya terhadap penurunan tingkat kemacetan di Jakarta. Kalau tidak sesuai, balik lagi ke aturan awal," jelasnya.

Menurut Igo, keputusan ini diambil setelah Komisi E melakukan rapat dengar pendapat dengan Dinas Pendidikan Dasar (Dikdas) dan Dinas Pendidikan Menengah dan Tinggi (Dikmenti) DKI, Jumat (19/12). Meski mengklaim 55% siswa setuju, kata Igo, Pemprov DKI bersedia melaksanakan usulan ini.

Ia mengaku meragukan efektivitas kebijakan baru ini. Sebab, selama ini tidak ada penurunan tingkat kemacetan di Jakarta meski 33% sekolah di Jakarta telah menerapkan jam masuk sekolah sebelum pukul 07.00 WIB jauh sebelum kebijakan ini digulirkan.

Hal ini diakui Kepala Dinas Dikdas DKI Sukesti Martono. "Selama ini banyak sekolah memang sudah masuk jam 06.30 untuk pembinaan rohani, tadarusan bagi muslim dan kebaktian bagi non muslim sebelum mulai mata pelajaran utama," katanya.

Berdasarkan data Dinas Dikdas DKI, dari 288 SMP Negeri di Jakarta, 88 sekolah di antaranya sudah menerapkan jam masuk sekolah sebelum jam 07.00. Sedangkan bagi siswa SD, lanjut Sukesti, sebagian besar memang bersekolah di dekat rumahnya.

"Juknis (PSB) Penerimaan Siswa Baru untuk SD sudah menerapkan pendekatan alamat tinggal, kecuali sebagian kecil siswa yang sekolah di SD bertaraf rintisan internasional. Jadi mereka selama ini umumnya tidak menempuh jarak jauh yang dapat menimbulkan kemacetan," jelasnya.

Karena itulah Sukesti mengaku tidak masalah jika ternyata nantinya kebijakan ini dibatalkan. "Bagi kami, prinsip memajukan jam masuk sekolah adalah untuk membina kualitas peserta didik agar berdisiplin bangun pagi," ujarnya. (

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hubungi Kami:

Kantor : Gedung twink Lt 3, Jl Kapten Tendean no. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan
Telp: 021-73888872/021-70692409

Email : cheriatna@gmail.com




Entri Populer

Info Haji

Biro Travel Haji Plus dan Umroh Prima Saidah