Minggu, 21 Desember 2008

Mentan Bantah Lakukan Kampanye untuk SBY

PKS Partai Keadilan Sejahtera Menuju Pemilu 2009

Mentan Bantah Lakukan Kampanye untuk SBY

Jakarta, myRMnews. Menteri Pertanian Anton Apriantono menegaskan pemerintah berhak menayangkan iklan keberhasilan pemerintah selama menjalankan tugasnya.

Sebab iklan yang ditayangkan pemerintah merupakan salah satu cara untuk mengungkapkan keberhasilan pemerintah kepada masyarakat. Kampanye tersebut bukanlah kampanye terselubung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) seperti yang disampaikan oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

"Memang kampanye pemerintah. Kenapa tak boleh? Kita kan harus mengkabarkan kepada masyarakat dan itu adalah bentuk komunikasi pemerintah dengan rakyat dengan apa yang telah dicapai pemerintah," kata Anton Apriantono, Jakarta, Minggu (21/12).

Anton membantah pernyataan pihak PDIP bahwa iklan di televisi atau di media cetak merupakan iklan kampanye SBY. Menurut Anton, pernyataan PDIP tersebut membodohi rakyat.

"Masyarakat jangan dibodohi, jangan dikira Indonesia ini tidak maju, seakan-akan miskin. Kita juga harus memperbaiki persepsi seperti itu seakan-akan kita tidak ada kemajuan. Kemajuan ada, bertahun-tahun kita berusaha dan sekarang kita swasembada beras. Masyarakat harus tahu dan kita tidak impor lagi, masyarakat harus tahu. Kalau kita tidak kasih tahu masyarakat, masyarakat tidak pernah tahu, kalau tidak pernah tahu, seakan-akan bangsa ini terpuruk terus, hilang kepercayaan diri karena orang bicara kejelekan terus. Kita harus imbangi itu," tutur Anton berapi-api.
.
Menanggapi iklan calon presiden dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto, Menteri Pertanian menyatakan bahwa tidak semua iklan Prabowo tersebut benar. Iklan tersebut, tambahnya seolah-olah menjelek-jelekkan dan mengungkapkan keburukan bangsa sendiri.

"Ya sebagian, tidak seluruhnya benar, bangsa Indonesia seakan-akan begitu buruknya. Tidak seluruhnya benar. Kalau kampanye, benar pemerintah berkampanye, masak parpol saja yang bisa kampanye. Pemerintah juga harus kampanye, mengedukasi masyarakat sebab bekerja saja tidak cukup," ujarnya.

Ditambahkan Anton, calon presiden lain yang mengiklankan diri baru sebatas memperkenalkan program-program mereka. Sementara pemerintahan yang dipimpin oleh SBY-JK telah bekerja dan telah memberikan hasil kepada rakyat.

"Kami telah bekerja dan ada hasil, tidak hanya bicara seperti yang lain. Kalau yang lain baru akan, baru berjanji," ujar Anton.

Depatemen Pertanian sendiri selama tahun 2008 telah menghabiskan dana untuk iklan sebesar Rp 35 miliar. Untuk tahun 2009, Departemen Pertanian telah mengalokasikan dana iklan sama seperti tahun 2008. Semua iklan Departemen Pertanian untuk media massa dilakukan melalui tender.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hubungi Kami:

Kantor : Gedung twink Lt 3, Jl Kapten Tendean no. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan
Telp: 021-73888872/021-70692409

Email : cheriatna@gmail.com




Entri Populer

Info Haji

Biro Travel Haji Plus dan Umroh Prima Saidah