PK-Sejahtera Online: Ada yang berbeda di Gedung Dakwah DPP PKS Senin siang (26/3). Bila pada hari biasa gedung ini penuh dengan nuansa religi, dengan lantunan ayat suci Al-qur’an yang kerap kali terdengar dari setiap ruang, atau sekedar lantunan tembang nasyid milik para munsyid ternama. Namun tidak demikian siang ini, saat digelar peresmian Adang Darajatun dan Dani Anwar sebagai Cagub dan Cawagub DKI Jakarta, nuansa Betawi tampak terasa memenuhi seluruh ruang.
Saat hendak masuk ke lobi gedung, para tamu dan wartawan disambut dengan lagu-lagu ciri khas Jakarta. Lagu Betawi tempo dulu “ Ondel-ondel” dan “Kicir-Kicir” terus menerus mengalun, seakan mengucapkan selamat datang kepada para undangan. Beberapa tamu yang hadir juga tampil dengan mengenakan pakaian adat betawi, ada juga yang berpakaiaan bak Pitung, pendekar asli Betawi yang melegenda.
Setelah melalui lobi dan kemudian menuju aula, tempat dimana pasangan cagub dan cawagub ini akan dikokohkan, tempak beberapa pedagang kerak telor-makanan khas Jakarta, lengkap dengan gerobak dan bahan-bahan-bahan pembuat kerak telor, bertengger di setiap sudut ruang.
Namun pedagang kerak telor tersebut tidak asik membuat kerak telor walau banyak tamu dan wartawan yang memenuhi aula, melainkan ikut menyimak pidato Presiden PKS Tifatul Sembiring dengan penuh antusias. Pidato singkat Cagub Adang Daradjatun dan Cawagub Dani Anwar juga tak luput dari pendengaran mereka. Para pedagang kerak tolor itu juga ikut bertakbir saat Adang Daradjatun dan Dani Anwar dikukuhkan sebagai cagub dan cawagub DKI Jakarta. “Allahuakbar” teriak mereka lantang menyambut peresmian calon orang nomor satu dan nomor dua di DKI Jakarta ini.
PKS Story
![]() |


Tidak ada komentar:
Posting Komentar