Senin, 26 Maret 2007

Hamas Tolak Keras Kerja Sama Dengan Israel

Gerakan Perlawanan Islam, Hamas mennganggap pernyataan Namer Hamad, penasehat politik kepresidenan Abbas yang mengajak bekerja sama dengan dinas keamanan Israel sebagai tindak pemberangusan terhadap aksi perlawanan dan mengizinkan Israel untuk menangkapi atau membunuh para mujahidin Palestina.

Hamas mensinyalir pernyataan Hamad ini sebagai langkah untuk memberikan pengaruh negative terhadap hubungan baik antara perdana menteri Palestina dan Presiden Mahmud Abbas. Atau sebagai upaya memecah belah dinas keamanan Palestina dan menghilangkan kepercayaan mereka, disamping merongrong keamanan dalam negeri dan sikap rakyat Palestina terhadap perlawanan.

Hamas memandang pernyataan penasehat presiden tersebut sebagai kejahatan moral serta pengkhianatan terhadap bangsa, disamping pelecahan terhadap dinas keamanan Palestina. Hamad telah menggambarkan dinas keamanan sebagai pengkhianat bangsa karena mau bekerja sama dengan penjajah Israel dalam memburu anak-anak bangsa yang berjuang dalam front perlawanan.

Hamas, jelas menolak dengan keras mengulangi lagi kerja sama bidang keamanan dengan Israel sebagaimana telah terjadi pada masa pemerintahan Abbas. Hamas meminta presiden bersikap tegas menanggapi pernyataan penasehatnya serta mengajukan Hamad ke mahkamah tinggi secepatnya.

Hamas menekankan wajibnya melindungi hak rakyat dalam membela dirinya dari penganiayaan penjajah, berupa perampasan terhadap tanah atau penangkapan terhadap para aktivis perlawanan. Hamas berjanji pihaknya akan senantiasa melindungi hak legal perlawanan dengan segala bentuknya dan menentang keras upaya untuk mengulangi kerja sama dengan pihak penjajah.

Di sisi lain, Hamas mengajak semua pihak untuk bekerja lebih serius memberdayakan dinas keamanan Palestina atas dasar kebangsaan dalam membantu kepentingan rakyat Palestina dan gerakan perlawanan. Sampai kapanpun Hamas akan berupaya menghalangi terulangnya kerja sama dengan Israel dalam bidang apapun. Apalagi dalam bidang keamanan.

Hamas menolak segala bentuk upaya menjadikan rakyat Palestina berpecah-pecah dan berkelompok-kelompok. Pilihan rakyat Palestian hanya perlawanan.PKS StoryWirausaha Indonesia




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hubungi Kami:

Kantor : Gedung twink Lt 3, Jl Kapten Tendean no. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan
Telp: 021-73888872/021-70692409

Email : cheriatna@gmail.com




Entri Populer

Info Haji

Biro Travel Haji Plus dan Umroh Prima Saidah