Membantu Mewujudkan Niat Anda Ke Tanah Suci Bersama PT Cheria travel ( KBIH ) Wisata Tour Biro Travel Haji Plus dan Umroh
Rabu, 09 Juni 2010
Israel Berusaha Menipu Dunia Dengan Video Ini
Pemerintah Israel meminta maaf karena mengirimkan link ke sebuah video online yang isinya merupakan parodi dari insiden penyerangan kapal Mavi Marmara. Video berdurasi 4 menit 57 detik ini menimbulkan kemarahan banyak pihak.
Video ini diduga dibuat oleh seorang kolumnis Jerusalem Post, sebuah harian terkemuka Israel. Dengan judul We Con The World video ini merupakanpelesetan dari lagu populer We Are The World milik mendiang Michael Jackson. Dalam video ini terlihat pria berwajah Arab yang bernyanyi dengan lirik yang isinya melecehkan para aktivis kapal kemanusiaan yang membawa bantuan ke Gaza paka akhir Mei lalu.
Istilah "kami" (we) mengacu pada para aktivis yang berupaya merobek bloakde Gaza. Dalam video itu mereka dikisahkan sebagai aktivis yang sebenarnya membuat dunia percaya bahwa Hamas sebaik Bunda Teresa, serta apa yang dilakukan para aktivis sebagai kegiatan yang mulia.
"Kami akan membuat dunia melupakan alasan kami yang sebenarnya, kami akan membuat mereka percaya bahwa Hamas seperti Bunda Teresa," demikian petikan lirik lagu parodi tersebut.
"Tautan alamat ini dikirim untuk pembaca kami dan tidak dimaksudkan untuk rilis umum," demikian pernyataan Biro Pers Pemerintah Israel. "Isi video ini sama sekali tidak mewakili kebijakan resmi baik Pemerintah Israel atau Biro Pers atau Negara Israel."
Namun pemerintah Israel bersikukuh menyatakan bahwa para aktivislah yang memulai kekerasan. Mereka menyertakan cuplikan dari serangan itu menunjukkan aktivis Gaza melambaikan pisau dan menggunakan pentungan.
Setelah dirilis, video ini kemudian menjadi video yang dicari-cari melalui internet, dengan hit di situs YouTube mencapai 2 juta pengunjung. CNN melaporkan bahwa parodi itu adalah karya kolumnis Post Yerusalem Caroline Glick , yang bertugas di Angkatan Bersenjata Israel.
Senin, 16 April 2007
Qatar Ancam "Bencana" Bagi Israel
Dalam wawancaranya di televisi Qatar, sebagaimana dikutip Islamonline, Syaikh Hamd medorong Israel untuk segera menyetujui ide perdamaian negara-negara Arab yang dikeluarkan dari KTT negara Arab di Riyadh beberapa waktu lalu.
"Wahai Israel, di sana ada orang-orang yang menyodorkan tangannya kepada kalian. Barangkali sikap seperti ini harus melewati masa 50 tahun, di mana banyak pemuda yang mengatakan bahwa kami sama sekali tak menginginkan Israel. Apa sikap kalian ketika itu? Sekarang, orang-orang itu sudah lebih kuat dari kalian!" ujarnya.
Secara tegas Syaikh Hamd juga mengatakan, “Saya tegaskan pada Tel Aviv, sekarang kalian didukung oleh Washington yang boleh jadi esok tidak lagi mendukung kalian. AS telah berubah dan mereka mendapatkan keuntungan lebih besar bersama negara-negara Arab daripada dengan Israel. Karena itu Israel harus berpikir bahwa tidak menanggapi ide perdamaian yang diajukan bisa memicu terjadinya bencana atas Israel!"
Dalam ide perdamaian negara Arab yang pernah dikeluarkan di Beirut tahun 2002, dan dilanjutkan dalam pertemuan negara Arab bulan Maret silam di Riyadh, disebutkan bahwa normalisasi hubungan Arab secara utuh dengan Israel bisa dilakukan dengan penarikan mundur Israel dari wilayah yang dirampas pada tahun 1967, mengizinkan berdirinya negara Palestina merdeka, dan mewujudkan solusi yang adil bagi masalah pengungsi Palestina.
Saat ditanya tentang hubungan Dhoha Qatar dengan Tel Aviv secara politik dan ekonomi, karena selama ini Qatar diberitakan memiliki sikap yang tidak mendukung rakyat Palestina, Syaikh Hamd mengatakan, “Apa yang aneh bila kita mempunyai hubungan baik dengan semua pihak. Secara politik kami melakukan hubungan dengan baik ke seluruh pihak. Tentu saja hubungan baik itu tidak hanya dengan Israel saja..”
Kemudian, tentang Gedung Bisnis Israel yang berdiri di Dhoha, Syaikh Hamd mengatakan, “Kami mengetahui setelah konferensi untuk perdamaian di Madrid, yang diikuti pula oleh negara Arab dan Israel, kemudian disepakati aksi perdamaian dengan tahap pertama dari Jericho, Tepi Barat dan Ghaza. Pada waktu itu para petinggi Qatar setuju dengan pembukaan gedung bisnis Israel itu."
Namun begitu, Syaikh Hamd juga mengatakan bahwa Israel hendaknya mengetahui titik perbedaan antara Qatar dengan Israel sampai saat ini adalah masalah Palestina dan pendudukan sejumlah wilayah Arab. "Bila mereka mengembalikan hak-hak itu berarti kita tidak punya masalah lagi dengan Israel sebagai negara. Karena itulah politik yang kami ambil adalah memulai tahap awal itu dengan memberikan izin pendirian gedung bisnis untuk Israel di Dhoha." (eramuslim)
Senin, 09 April 2007
100 Yahudi Kepung Al-Aqsha, Polisi Israel Pukuli Satpam
Al-Quds: Polisi Israel memberi izin kepada kelompok garis keras Yahudi merangsek ke masjid Al-Aqsha. Mereka juga melakukan pemukulan terhadap satpam masjid yang sedang bertugas jaga di sana.
Syaikh Abdul Adzim Salhab, ketua Majlis Wakaf Palestina di Al-Quds menegaskan kepada Infopalestina bahwa serangan yang dilakukan oleh Yahudi kelompok garis keras itu Ahad kemarin (08/04) merupakan kelanjutan program rasisme Zionis di Palestina. Ia menegaskan, tindakan ini merupakan provokatif dan pelecehan terhadap kesucian masjid Al-Aqsha.
Salhab menegaskan, dalam beberapa hari saja, polisi Israel mengizinkan kelompok Yahudi garis keras dalam jumlah besar untuk melakukan ritual di sekitar masjid. Ia menjelaskan, tindakan Israel ini dilakukan setelah pernyataan Ore Oreal, ketua partai Mivdal, haluan kanan keras yang mengajak menyerang masjid Al-Aqsha.
Menurut Salhab, tindakan ini menantang kaum muslimin karena menyentuh lansung akidah mereka.
Karenanya, kaum Muslimin terutama yang berada di Palestina akan berusaha membela mati-matian terhadap masjid ini.
Aksi kekerasan Israel ini dilanjutkan pada pagi ini, Senin (09/04) dimana polisi Israel memukuli satpam yang sedang berjaga di masjid Al-Aqsha dan diikuti oleh kelompok Yahudi garis keras yang menyerang masjid suci umat Islam itu.
Satpam yang dipukuli adalah Mahmod Al-Khateeb karena dianggap mencegah Israel masuk masjid. Seorang satpam masjid menuturkan, kawan mereka Al-Khateeb berusaha mencegah seorang warga Yahudi masuk masjid untuk melakukan ritual mereka. Namun satpam itu mendapatkan balasan pemukulan dan bahkan pakaiannya ditarik oleh polisi Israel hingga sobek kemudian diseret ke pos polisi di sana.
Infopalestina
Toilet Berbentuk Perempuan Berjilbab di Israel
Jenis tempat buang air kecil ini, menurut media massa Israel sangat laris di p asaran Israel.
Sejumlah sumber seperti dikutip Albawaba menyebutkan bahwa bentuk toilet itu memang diarahkan untuk menghina simbol Islam dan kaum Muslimin. Produk pertamanya berasal dari AS dan diimpor ke Israel. Kini, bentuk toilet seperti ini sangat banyak didapati di Israel.eramuslimSelasa, 03 April 2007
Al-Qassam Kembali Ingatkan Israel Agar Tidak Serang Ghaza
Al-Qassam menegaskan bahwa setiap tindakan yang melanggar prinsip legal Palestina atau tindakan yang menyentuh pimpinan gerakan perlawanan Palestina, akan menjadi sebab pembalasan yang tak terperi. “Ini akan menjadi neraka bagi para pimpinan Israel sendiri, ” ujar jubir Al-Qassam, Abu Ubaidah.
Abu Ubaidah yang menggelar keterangan persnya hari Selasa (3/4) mengatakan, “Ancaman Zionis itu bukan hal baru. Ini sebenarnya mengungkapkan kegagalan dan kelemahan mereka yang sudah sangat dirasakan oleh para pimpinan penjajah Zionis Israel terhadap kesatuan nasional Palestina. Apalagi mereka semakin tertekan di hadapan dunia yang menyebutnya sebagai perampok tanah Palestina. ”
Menurut Abu Ubaidah, ancaman demi ancaman yang disampaikan Zionis Israel sebelumnya takkan pernah membuat perlawanan Palestina menjadi gentar. Ia menekankan bahwa ancaman itu tidak akan menjadi kendala untuk terus melanjutkan perlawanan dan jihad menentang penjajahan Israel. “Brigade Al-Qassam dan seluruh faksi perjuangan Palestina siap menyambut serangan Israel dengan seluruh kekuatan miliknya. Kami takkan mengizinkan Israel melakukan serangan ke Jalur Ghaza. ”
Abu Ubaidah juga menyatakan bahwa tindakan Zionis yang ingin menargetkan serangan kepada para pimpinan perlawanan, akan berakibat sama bagi para pimpinan Zionis Israel. “Api akan membakar jalur hijau dan kering, ” ujar Abu Ubaidah mengilustrasikan dampak menyeluruh yang akan terjadi bila Zionis "menyentuh" pimpinan perlawanan.
“Tanah Ghaza akan menjadi kuburan bagi mereka yang menyerang. Mereka akan menghadapi perlawanan yang belum pernah mereka prediksikan. Musuh Zionis akan menyesal ketika itu, karena telah berani menyerang Ghaza, ” tandas Abu Ubaidah. eramuslim
Hamas Vs Israel, Perang Jenis Baru
Semua ini tidak menghalangi kerja politik Hamas dalam pemerintahan dengan bekal legalitas Arab, dunia Islam dan sebagian dunia internasional. Dan … Hamas berhasil membentuk pemerintahan persatuan nasional Palestina yang pertama dalam sejarah Palestina. Sebuah capaian politik yang besar.
Perang baru antara Hamas dan Israel saat ini adalah mereka berlomba-lomba secara mati-matian memperoleh legalitas internasional. Hamas sebagai gerakan pembebasan Islam pertama berusaha merebut legalitas dunia internasional. Sementara Israel berusaha mati-matian agar dunia internasional semakin memperketat isolasi terhadap Palestina.
Konflik baru antara Hamas dan Israel disebabkan oleh sejumlah hal:
Pertama, dari sisi orientasi pemikiran Israel:
- Perolehan Gerakan Perlawanan Pembebasan Islam kini memperoleh legalitas internasional akan memberikan contoh kepada banyak gerakan pembebasan Islam lainnya yang ada di dunia. Gejala ini tentu mengancam eksistensi gerakan-gerakan moderat yang banyak setuju dengan detail kerja politik, keamanan dan orientasi Israel.
- Perolehan program politik perlawanan untuk mengisi kekuasaan sudah pasti mengagalkan system keamanan Israel di kawasan dan terancam digerogoti karena Israel akan bekerja sama dengan program gerakan perlawanan yang memiliki legalitas internasional. Jadi bukan terorisme yang mengancam keamanan dan ketentraman Israel.
Kedua, dari sisi orientasi pemikiran Hamas:
- Sudah pasti akan bertindak kontradiksi dengan persepsi Israel dalam menjalin hubungan satu sama lain. Hamas menyadari betul bahwa legalitas internasional yang ia peroleh bisa jadi akan memojokkan posisi Israel. Dimana Israel berusaha untuk menampakkan diri di depan dunia – melalui menuver politiknya – didukung Amerika seakan mengindikasikan kepada masyarakat internasional sebagai negara rindu perdamaian dan pernghalang utamanya adalah karena Hamas diterima oleh dunia internasional padahal tidak memenuhi syarat Tim Kwartet.
- Keberadaan Hamas di pemerintahan untuk pertama kalinya dalam sejarah merupakan jaringan pengaman dengan – minimal – dunia Arab, negara Islam dan sebagian negara dunia. Ini tentu meringankan perasaan Hamas yang seakan jauh dari konvensi Arab negara Islam dan justru akan mengokohkan hubungan dengan mereka. Keberadaan Hamas di puncak piramida kekuasaan Palestina juga membuat Israel berfikir seribu kali sebelum melakukan pembantaian (fisik) terhadap pimpinan Hamas. Karena mereka sudah menjadi pemimpin nasional dan bukan pimpinan faksi perlawanan. (atb)
*Peneliti dan Jurnalis Palestina Prof. Hasan Al-Qathrawi
Senin, 02 April 2007
Hamas Curiga Seluruh Pembicaraan Mereka dalam Rapat Disadap Israel
Nasher Syaer menteri pendidikan dan pengajaran di Tepi Barat mengatakan, “Pemerintah Palestina meminta hak mereka untuk bisa bepergian dari Ghaza ke Tepi Barat guna melangsungkan pertemuan dihadiri dengan sejumlah eksekutif lainnya. Dan karena hal tersebut dilarang oleh Israel, kini pemerintah tengah berpikir tentang alternatif yang menjadi jalan keluarnya.” Di antara alternatif yang dipikirkan itu, disampaikan oleh koresponden Islamonline, antara lain, memilih wakil pemerintahan di Ghaza dan Tepi Barat. Jumlah menteri dalam pemerintahan Hamas adalah 24 orang menteri, 14 di antaranya asal penduduk Tepi Barat dan 10 lainnya adalah dari Jalur Ghaza.
Tapi larangan tersebut justru memunculkan kecurigaan besar Hamas perihal mata-mata Israel yang akan menyadap semua pembicaraan dalam rapat pemerintah. Hal ini disampaikan Naef Ragub, Menteri Wakaf dan Masalah Agama Palestina. Ia menyebutkan bahwa pemerintah saat ini sedang berpikir untuk menggunakan wilayah tertutup dalam pembicaraan dan rapat-rapat mereka. Hal itu dilakukan karena kemungkinan Israel telah menyadap pembicaraan mereka karena Israel memang telah menguasai ragam jalur komunikasi di Palestina. “Sistem informasi di Palestina semuanya tunduk di bawah penguasaan Israel,” katanya.
Athif Adawan, salah seorang menteri di Palestina, juga mengatakan, “Kami tahu strategi informasi Israel dengan jelas. Sebagaimana semua diskusi dan komunikasi di AS juga menjadi target penyadapan untuk kepentingan keamanan.” Tapi ia menegaskan, kemungkinan penyadapan itu tidak akan menjadikan aktifitas dan program pemerintah Palestina terhambat. “Justru masalah ini bisa memunculkan inspirasi spektakuler bagi kami untuk bisa melakukan komunikasi tanpa bisa terlacak oleh siapapun. Dan karenanya ini bukan suatu hambatan bagi Hamas,” ujarnya.
Hamas Serukan Jihad Lawan Zionis
“Hamas takkan meninggalkan perlawanan dan akan tetap berpegang pada jalan jihad dan perang di jalan Allah sebagai strategi satu-satunya untuk mengusir penjajah dan membebaskan Palestina seluruhnya, ” tandasnya.
Ismail Ridhwan lalu menyerukan rakyat Palestina untuk mempersiapkan diri melakukan peperangan mendatang dengan penjajah Israel. “Musuh dan penjajah Israel kini telah melakukan serangan ke Ghaza dan meningkatkan serangan-serangannya terhadap rakyat Palestina. Masjid Al-Aqsha dan rakyat kita menjadi target konspirasi. Persiapkan diri kalian untuk berjihad. Peperangan sudah ada di depan mata. Musuh kita tidak mungkin disikapi kecuali dengan bahasa kekuatan, ” ujar Ridhwan.
Ia lalu mengancam Israel, “Kami akan melakukan pembalasan yang menyakitkan. Pemuda kami adalah pemuda mujahid. Kami telah bersumpah pada Allah untuk mati syahid. ”
Bagi Ismail Ridhwan, selama ini Hamas adalah kelompok paling depan yang memimpin gerbong zullada di Palestina dengan para pemimpinnya. Ada ribuan orang syuhada dan orang yang tertangkap dan terluka dari orang-orang Hamas.
“Kami tidak mungkin mundur dari prinsip ini. Kami tidak akan melucuti perlawanan. Kami akan tetap berpegang pada jihad dan perang di jalan Allah sampai Palestina seluruhnya merdeka. Kami juga takkan mengakui eksistensi Israel sejengkalpun di bumi Palestina yang telah disirami dengan darah pemimpin yang telah mati syahid. ”
Dengan tegas Ismail Ridhwan menyebutkan janjinya di hadapan Allah dan para syuhada Palestina. “Kami berjanji lepada Allah, kemudian kepada para syuhada dan rakyat Palestina. Bahwa kami tidak akan bergeser dari pilihan perlawanan. Kami tidak akan meninggalkan pilihan untuk mati syahid. Karena Palestina adalah harta yang mahal. Al-Quds tidak kan bisa dibebaskan melalui seminar dan rekomendasi atau perundingan. Al-Quds hanya bisa dibebaskan dengan senjata, Al-Qassam dan rudal. ”
Lebih jauh ia menegaskan bahwa Hamas tidak akan melupakan hak kembali para pengungsi dari Palestina, dan hak pembebasan para tawanan yang hingga kini masih menekam di penjara Israel.
Israel, "Kami Takkan Tinggal Diam Melihat Kemajuan Militer Hamas"
Pernyataan ini sekaligus pembatalan semua konsekwensi gencatan senjata dengan Palestina di Ghaza dan di Tepi Barat.
Peretz mengatakan, bahwa Zionis Israel tak mungkin berdiam diri melihat perkembangan kekuatan pejuang Palestina, khususnya Hamas. “Tak mungkin kami berdiam diri melihat semakin besarnya kekuatan Hamas dan seluruh pejuang Palestina di Ghaza. Karenanya kami harus bergerak melawannya, terlebih dalam kondisi serangan rudal yang terus menerus ditembakkan ke arah pemukiman penduduk Israel, ” ujarnya.
Ia menambahkan, “Kami tidak akan mau menjadikan masalah Ghaza seperti Libanon kedua. ”
Siaran radio Zionis yang menyebutkan perkataan Peretz ini dilansir oleh Palestine Information Center. Dalam siaran itu, ia juga menegaskan, “Sejak sekarang, kami akan membiarkan tentara melakukan serangan ke lokasi manapun di Palestina yang menjadi tempat pelontaran rudal dengan target pemukiman Israel di wilayah 1948. Ini akan terus kami lakukan tanpa peduli kapan serangan itu dilakukan, sebelum penyerangan rudal, ketika serangan rudal atau setelahnya. ”
Tentang keadaan di perbatasan Utara dengan Libanon, menteri perang penjajah Zionis mengatakan, saat kunjungannya ke berbagai kesatuan militer di dekat perbatasan Libanon ia mengatakan, “Israel tidak punya niat menyerang. ” Meski begitu, Israel tandasnya, akan tetap melakukan upaya serius secara terang terangan untuk membebaskan tiga tentara Israel yang hingga kini masih ditahan.
Sebelum ini, Hamas memang telah mencium gelagat kuat dari Israel yang semakin bernafsu untuk menyerang Ghaza. Karenanya, Hamas melalui sayap militernya telah menjanjikan sambutan keras bila Israel melakukan operasi militernya ke Ghaza. Jubir Hamas Ismail Ridhwan bahkan telah menyerukan rakyat Palestina untuk bersiap diri menyongsong jihad melawan Israel.
Minggu, 01 April 2007
Perang Akan Segera Meletus, Palestina Bersiap
Dalam pada itu, Ridhwan mengajak seluruh anak bangsa Palestina bergabung dalam front jihad fi sabilillah melawan penjajah Israel. Negara musuh telah mengancam akan menggempur Gaza. Mereka akan meningkatkan seranganya terhadap Gaza dan Masjid Al-Aqsha. Sementara rakyat Palestina menjadi bulan-bulanan konspirasi internasional. Oleh karena itu, persiapkanlah diri-diri kalian untuk menghadapi jihad, pertempuran yang akan segera melatus. Musuh kita tidak paham kecuali bahasa perang.
Ridhwan mengancam akan memberikan perlawanan sengit terhadap Israel. Para pemuda Palestina telah menjual diri mereka pada Allah melalui syhadah.
Gerakan Hamas telah mempersembahkan para pemimpinya, para syuhada, para tawanan dan yang terluka di saf terdepan dalam melawan penjajah Israel. Mereka tidak mungkin melakukan tawar menawar terhadap masalah Palestina dan prinsif-prinsif dasar. Mereka tidak akan meninggalkan perlawanan dan akan tetap berjihad fi sabilillah sebagai setrategi pembebasan seluruh wilayah Palestina bersejarah dari tangan penjajah. Mereka tidak pernah mengakui eksistensi Israel, walau hanya sejengkal dari tanah yang dijajah.
Jubir Hamas ini berjanji pada Allah dan kepada semua para syuhada Palestina, bahwa mereka tidak akan pernah bergeser dari setrategi perlawanannya. Karena Palestina harus ditebus dengan mahar yang mahal. Al-Quds tidak akan terbebas melalui kofrensi-konfrensi ataupun perundingan-perundingan yang melelahkan. Ia akan terbebas dengan senapan, senjata, roket dan Al-Qossam.
Hamas belum dan tidak akan pernah bernegosiasi tentang prinsif-prinsif dasar, tentang hak kembali, pembebasan tawanan maupun perlawanan. Gilad shalet tidak akan dibebaskan sebelum Israel mengikuti tuntutan pihak perlawanan.
Hamas masuk ke dalam pemerintahan persatuan nasional Palestina pun, justru untuk melindungi prinsif-prinsif dasar dan hak asasi Palestina, memelihara persatuan dan menjaga pertumpahan darah antara sesama dan juga dalam upaya membebaskan rakyat dari embargo Internasional, ungkapnya.
Sabtu, 31 Maret 2007
PM Israel Tolak Kepulangan Pengungsi Palestina
Dalam wawancara dengan surat kabar Israel yang dipublikasikan kemarin, Olmert mengatakan rencana yang didukung oleh para pemimpin Arab pada pertemuan puncak di Riyadh itu dapat membantu menciptakan momentum positif dalam pembicaraan pada masa depan.
"Ada kesempatan yang signifikan bahwa dalam lima tahun yang akan datang Israel bisa mendapatkan perdamaian yang komprehensif," kata Olmert.
Namun ia menjelaskan sejumlah aspek dari rencana Arab itu "problematik" dan bahwa Israel tidak siap untuk merangkulnya, "melompat dan mengatakan `Inilah dia`".
Rencana Arab itu menawarkan pada Israel pemulihan hubungan dengan semua negara Arab sebagai imbalan bagi penarikan Israel dari tanah yang direbutnya dalam Perang Timur Tengah 1967, pembentukan sebuah negara Palestina dan "solusi yang adil" bagi warga Palestina yang terlantar pada 1948 dengan pembentukan negara Israel.
Israel menentang pemberian hak pengungsi Palestina untuk pulang ke rumah mereka di wilayah yang sekarang ini negara Yahudi itu, dan ingin mempertahankan beberapa dari sejumlah blok permukiman besar di Tepi Barat yang diduduki.
"Ada gagasan menarik di sana (dalam rencana Arab), dan kami siap untuk mengadakan pembicaraan dan mendengar dari Saudi mengenai pendekatan mereka dan untuk mengatakan pada mereka mengenai pendapat kami," kata Olmert pada surat kabar Haaretz.
Ia mengatakan pada majalah Time mengenai upaya Saudi itu: "Ada segala macam rincian yang akan dengan mudah saya terima dan beberapa yang mungkin tidak akan saya terima".
Namun hak kembali itu, kata Olmert pada Jerusalem Post, adalah "sesuatu yang tentu saja kami tidak dapat setujui dan kami tidak akan terima".
"Saya tidak akan menerima solusi yang berdasarkan pada kepulangan mereka ke Israel, berapapun jumlahnya," katanya.
Israel takut bahwa kepulangan massal pengungsi akan mengancam karakter Yahudi negara mereka, demikian Reuters.(*)
Copyright © 2007 ANTARA
PKS Story
![]() |
Inisiatif Arab Ditolak Israel
Menurut Peres, inisiatif Arab hanya bisa digunakan sebagai titik tolak dialog dan penrundingan. Sementara itu mantan Menhan Israel Moshe Arnes, Jum’at (30/03) menegaskan bahwa Israel tidak mungkin menerima semua apa yang tertera dalam inisiatif perdamaian Arab. “Israel tidak akan menerima semua semua yang tertera dalam inisiatif Saudi,” katanya seperti dikutip harian Israel Ma’arev.
Menurut Arnes, sesuatu yang baik dari inisiatif Arab adalah kesiapan sebagian negara Arab untuk melanjutkan perundingan dama dengan Israel, dengan sejumlah syarat. Namun dia mengatakan, “Realita yang ada memaksa Israel menerima inisiatif tersebut. Namun kami tidak akan menerima semua yang tertera di dalamnya, terutama masalah hak kembali pengungsi Palestina.”
Sementara PM Israel Ehud Olmert menyebut inisiatif Arab hasil KTT Riyadh sebagai perubahan revolusioner dalam pandangan negara-negara Arab. Olmert mengklaim bahwa negara-negara poros di dunia Arab telah memahami bahwa Israel bukan masalah terdepan.
KTT Arab yang ke-19 telah berakhir hari Kamis (29/03). Dalam KTT ini para pemimpin Arab mengadopsi keputusan melakukan aktifasi kembali “inisiatif perdamaian Arab” yang pernah diputuskan dalam KTT Arab di Beirut tahun 2002 lalu, mencakup seluruh isinya tanpa ada revisi.
comes
PKS Story
![]() |
Jumat, 30 Maret 2007
Olmert Sebut PM Palestina Teroris
Olmert berjanji menjauhkan diri dari seluruh pemerintah persatuan Palestina yang dibentuk oleh Hamas dan kelompok Fatah kubu Presiden Mahmoud Abbas.
"Haniyeh mengirim lebih dari satu juta dolar kepada sebuah kelompok `teroris` untuk melancarkan aksi-aksi `teroris` terhadap warga Israel," kata Olmert dalam sebuah wawancara dengan Majalah Time yang disiarkan Jumat.
"Ia seorang `teroris`. Anda memiliki seorang `teroris` yang menjadi perdana menteri Pemerintah Palestina sekarang," tambah PM Israel itu.
Olmert mengatakan, dana itu datang dari luar wilayah Palestina dan dikirim kepada salah satu sayap bersenjata Hamas untuk tujuan jelas melakukan tindakan-tindakan `teroris`.
Ia tidak memberikan penjelasan terinci lebih lanjut mengenai pengiriman uang itu.
Satu sumber keamanan Israel mengatakan, Israel yakin Haniyeh terlibat langsung dalam keputusan untuk melakukan pengiriman tersebut, yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir ini.
Uang itu tidak diambil dari pemerintah Palestina, kata sumber itu.
Sementara itu, pembantu Haniyeh, Ghazi Hamad menanggapi tuduhan Olmert itu mengatakan, pernyataan PM Israel tesebut "kacau dan tidak bertanggung jawab".
Hamad mengatakan, "Tampaknya dukungan Arab dan internasional bagi pemerintah persatuan Palestina telah memprovokasi dan membuat marah Olmert, dan mendorongnya mengambil sikap yang kacau dan tidak bertanggung jawab," katanya.
Israel telah mendesak negara-negara lain agar mengucilkan Haniyeh dan pemerintahnya karena penolakan Hamas untuk mengakui negara Yahudi tersebut dan meninggalkan kekerasan, demikian Reuters.
Dalam wawancara pada Maret 2006 dengan situs berita Israel YNET, Olmert menyebut Haniyeh seorang "musuh" namun mengatakan bahwa tidak ada bukti ia terlibat dalam operasi-operasi "teror" Hamas. (*)
Copyright © 2007 ANTARA
PKS Story
![]() |
Kamis, 29 Maret 2007
Hamas Kecam Operasi Penculikan Israel terhadap Kadernya
Dalam pernyataan yang diterima koresponden infopalestina di Tepi Barat, gerakan Hamas menjelaskan bahwa para serdadu penjajah Israel menyerang rumah-rumah dan mengacak-acak semua isi rumah. Mereka menghancurkan perabotan rumah dan mengambil sebagian milik warga.
Hamas mengatakan, “Aksi ini dilakukan pasukan penjajah Zionis Israel bertujuan untuk menundukan rakyat Palestina serta melemahkan kehendak dan perjuangan mereka dengan cara pernculikan, penyerbuan, penghancuran dan pemukulan, serta bentuk-bentuk serangan lainnya yang dilakukan militer Zionis Israel sebagai pesan lain kepada KTT Liga Arab di Riyadh, setelah pesan yang disampaikan berupa pembunuhan di Nablus dan Jenin.”
Jurubicara Hamas di Tepi Barat menegaskan kecamanan terhadap agresi biadab ini. “Siasat penculikan yang dilakukan penjajah Zionis Israel terhadap anak bangsa Palestina, termasuk di antaranya para kader dan pejuang Hamas, telah membuktikan kegagalan Israel. Pemerintah penjajah Zionis Israel tidak akan bisa merealisasikan tujuan-tujuannya dengan melakukan aksi-aksi penculikan. Bangsa ini adalah bangsa pejuang, siap memberikan apa saja yang berharga dan bernilai demi tanah air, kesucian, kebebasan dan kehormatannya.”
Dalam operasi militer kemarin, Rabu (28/03) lepas diri hari, pasukan penjajah Zionis Israel menculik 20 warga Palestina yang berafiliasi ke Hamas di Qalqilia, Tepi Barat. Aksi penculikan ini juga terjadi di desa-desa distrik Nablus, Bethlehem, Jenin dan Tulkarem. Penjajah Israel juga menyerbu rumah anggota dewan asal sitrik Selfit, Dr. Abdul Jawad, dan menghancurkan isi dan perabotan rumah. Sebelumnya, penjajah Israel juga menyerbu rumah mantan direktur wakaf di Thulkarm, Syaikh Bilal Khamis dan menculik pemiliknya setelah menghancurkan isi dan perabotan di dalamnya.comesPKS Story
![]() |
Selasa, 27 Maret 2007
Laporan dari Konfrensi Al-Quds Institution
Pernyataan ini diungkapkan, Adlauni pada pembukaan konfrensi Al-Quds Institution V di Al-Jazair kemarin Senin (26/3).
Acara yang berjudul ‘Al-Aqsha adalah amanah Ummat” dihadiri seluruh anggota dan simpatisan Al-Quds Institution di seluruh dunia.
Dalam kesempatan itu, Adlauni menyatakan, dengan segala dendam kesumat Israel saat ini terus memperburuk wajah Al-Quds dengan merusak setruktur tanah, seperti penggalian di pelataran Al-Mugharibah, memperluas perbatasanya serta mengusir warga Arab
Adlauni mengisyaratkan, program yahudisasi yang dilancarkan Israel terhadap AL-quds Muabark berdiri di atas empat fondasi yang saling berkaitan. Yaitu, pembangunan tembok rasial, dinamakan frame Al-Quds. Kedua, pemasifan permukiman Israel. Ketiga, perluasan wilayah permukiman dan penguasaan terhadap tanah pertanian seluas mungkin, terutama di wilayah al-Quds. Dan terakhir membuat undang-undang untuk mempersempit gerak langkah warga Arab di Al-Quds.
Untuk merealisasikan program-program di atas, pemerintah Israel mempercepat pembangunan tembok rasial yang memisahkan antara al-Quds dengan wilayah lainya dan membuat jalan-jalan dan terowongan yang menghubungkan antar permukiman Israel. Lalu menggabungkan permukiman-permukiman ini dengan kota Al-Quds dalam rangka memadatkan pemukim yahudi di wilayah Al-Quds atas warga Arab, dengan tiga target utama, yaitu merubah peta demografi al-Quds dengan menambah jumlah Yahudi lebih banyak dari pada bangsa Arab demi kepentingan mereka. Membuat perbatasan baru Al-Quds dan memindahkan warga Palestina yang berada di wilayah Al-Quds Raya ke wilayah minoritas Palestina untuk memudahkan pengendalianya.
Realisasinya adalah, sebagaimana diungkapkan Adlauni, pencaplokan ribuan haktar wilayah Palestina oleh Israel dalam dua tahun teakhir ini, melalui pembuatan tembok rasial yang mengisolasi sebagian besar tanah Palestina dari Tapi Barat.
Sampai saat ini mereka masih menggunakan undang-undang no 23/1/2005 yang membolehkan Israel mengambil harta maupun tanah arab yang ditinggalkan pemiliknya. Dengan demikian semua tanah yang ditinggalkan pemiliknya yang tinggal di Tepi Barat maunpun di Jalur Gaza menjadi milik yahudi.
Di sisi lain, Israel juga telah memasarkan sejumlah proyek pembanguan 115 hektar tanah rampasan dari warga Arab yang akan rampung sekitar bulan Oktober 2007 tahun ini. Mereka juga membuat kompleks Jabal Mukabbir, sebelah timur AL-Quds yang memanjang sampai perbatasan Masjid Al-Aqsha dan Kota Lama. Kompleks tersebut mereka namakan Novetzion.
Terkait dengan Masjid Al-Aqsha, tiap Israel melakukan pelanggaran dan penodaan terhadap masjid tersebut. Israel sangat berambisi merealisasikan mimpinya, membangun Haikal ketiga di atas reruntuhan masjid Al-Aqsha. Bahkan mereka telah menjadikan terowongan di bawah Masjid Al-Aqsha sebagai tempat wisata. Pada saat yang sama, mereka melarang lembaga Al-Aqsha melakukan perbaikan. Sementara bulldozer-buldozer Israel terus menghancurkan dan meratakan tanah Palestina. Pemandangan di gerbang al-Mugharibah beberapa pekan kemarin mungkin tidak akan pernah terlihat lagi karena sudah dihancurkan Israel.
Di sisi lain, Adlauni mengingatkan bahwa lembaga Al-Quds institution sampai saat ini masih melakukan kerja sama dengan lembaga-lembaga yang bekerja di bawahnya. Lebih dari 55 program proyek pengembangan bidang social, ekonomi telah di lakukna Al-Quds Institution. Disamping perbaikan lingkungan dan sumber daya alam yang mencapai 10 juta dollar.
Konfrensi Al-Quds Institution yang kelima ini dihadiri oleh 200 peserta dari 45 negara di dunia. Lembaga ini dipimpin oleh DR. Yusuf al-Qordlowi (ketua dewan sekretariat), Syaikh Faishal Mulawi (Ketua dewan ekskutif), Kholid Misy’al (Ketua Biro Politik Hamas), Ikrimah Shabri, Mathraani Athoallah Hana dan lain sebagianya dari kalngan pakar, cendikiawan, ulama dan tokoh masyarakat.
Comes
PKS Story
![]() |
Senin, 26 Maret 2007
Hamas Tolak Keras Kerja Sama Dengan Israel
Hamas mensinyalir pernyataan Hamad ini sebagai langkah untuk memberikan pengaruh negative terhadap hubungan baik antara perdana menteri Palestina dan Presiden Mahmud Abbas. Atau sebagai upaya memecah belah dinas keamanan Palestina dan menghilangkan kepercayaan mereka, disamping merongrong keamanan dalam negeri dan sikap rakyat Palestina terhadap perlawanan.
Hamas memandang pernyataan penasehat presiden tersebut sebagai kejahatan moral serta pengkhianatan terhadap bangsa, disamping pelecahan terhadap dinas keamanan Palestina. Hamad telah menggambarkan dinas keamanan sebagai pengkhianat bangsa karena mau bekerja sama dengan penjajah Israel dalam memburu anak-anak bangsa yang berjuang dalam front perlawanan.
Hamas, jelas menolak dengan keras mengulangi lagi kerja sama bidang keamanan dengan Israel sebagaimana telah terjadi pada masa pemerintahan Abbas. Hamas meminta presiden bersikap tegas menanggapi pernyataan penasehatnya serta mengajukan Hamad ke mahkamah tinggi secepatnya.
Hamas menekankan wajibnya melindungi hak rakyat dalam membela dirinya dari penganiayaan penjajah, berupa perampasan terhadap tanah atau penangkapan terhadap para aktivis perlawanan. Hamas berjanji pihaknya akan senantiasa melindungi hak legal perlawanan dengan segala bentuknya dan menentang keras upaya untuk mengulangi kerja sama dengan pihak penjajah.
Di sisi lain, Hamas mengajak semua pihak untuk bekerja lebih serius memberdayakan dinas keamanan Palestina atas dasar kebangsaan dalam membantu kepentingan rakyat Palestina dan gerakan perlawanan. Sampai kapanpun Hamas akan berupaya menghalangi terulangnya kerja sama dengan Israel dalam bidang apapun. Apalagi dalam bidang keamanan.
Hamas menolak segala bentuk upaya menjadikan rakyat Palestina berpecah-pecah dan berkelompok-kelompok. Pilihan rakyat Palestian hanya perlawanan.PKS Story
![]() |
Minggu, 25 Maret 2007
Jubir Palestina : Keputusan Israel Biadab !
Dalam pernyataanya kemarin Sabtu (24/3) Ghazi Hamdi menjelaskan, menyusul keputusan pengadilan tinggi Israel yang akan menahan sejumlah pajak milik bangsa Palestina, walau Negara tersebut sudah membentuk pemerintahan persatuan nasional yang kabinetnya terdiri dari para aktivis Fatah dan Hamas juga paksi-paksi lain, adalah bentuk penganiayaan terhadap seluruh rakyat Palestina dalam menambah kesengsaraan dan penderitaan yang terus mendera Negara miskin ini sejak setahun yang lalu.
Tuduhan Israel selama ini pada Palestina bohong belaka. Mereka berniat melemahkan pemerintahan persatuan nasional. Padahal dana yang ditahan tersebut adalah dana Palestina yang mereka ambil dari rakyat Palestina yang tiap hari melewati pintu perbatasan Israel-Palestina.
Hamd melanjutkan, dengan berbagai usaha Israel bermaksud melemahkan pemerintahan persatuan nasional setelah mereka mengetahui pengakuan berbagai Negara di dunia pada pemerintahan baru ini. Bahkan sebagian kalangan Israel pun menyambut baik terbentuknya pemerintahan persatuan nasional Palestina dan menganjurkan pemerintahnya agar bekerja sama dengan pemerintahan ini.
Hamd menegaskan, segala upaya Israel untuk melemahkan pemerintahan ini tidak akan berhasil. Konspirasi mereka dalam mengembargo Palestina akan segara hancur. Dalam waktu dekat, perdana menteri Palestina, Ismael Haneya akan menghadiri KTT Arab di Riyad dalam rangka menggalang dukungan politik dan ekonomi dari berbagai Negara kawasan terhadap pemerintahan baru Palestina.
Bahkan sejumlah Negara yang mempunyai hubungan dekat dengan Amerika dan Eropa akan berusaha melobi mereka agar mau membebaskan Palestina dari embargo ekonomi selama ini.
PKS Story
![]() |
Sabtu, 24 Maret 2007
Abbas ke Israel: Kibarkan Bendera Kalian Sampai Indonesia
Pernyataan mengejutkan Abbas itu terkuak saat ia diwawancarai harian Israel Yediot Aharonot, Jum'at (23/3) kemarin. Sementara saat ditanyai pendapatnya ihwal masa depan negosiasi Israel dengan Suriah, Abbas menjelaskan bahwa hal itu akan sia-sia. "Kami usul kepada Anda untuk melanjutkan perdamaian dengan 57 negara Islam. Setelah itu Anda tak akan pernah berada di jazirah yang terisolasi. Bendera Israel akan bekibar dari Maroko, Mauritania sampai Indonesia. Semua siap untuk mendukung inisiatif Saudi, " usul Abbas dengan penuh semangat.
Sementara pada bagian lain wawancaranya Abbas berpendapat ketidakmungkinan keberpihakan setengah rakyat Palestina untuk membenarkan kesepakatan damai apapun dengan Zionis Israel. Lebih lanjut Abbas mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa menghalang-halangi kehendak setengah dari rakyat Palestina, karena mereka mempunyai hak untuk menentukan nasib sendiri.
Dalam wawancaranya itu Abbas juga mengatakan kepada Israel, jika pihaknya diasumsikan berhasil menggiring rakyat Palestina sesuai keinginan Israel, tapi Abbas mempertanyakan bagaimana rakyat mengatasi keinginan rakyat Palestina yang berada di luar Palestina. Abbas menilai mereka yang berada di luar Palestina pastinya akan terus berjuang melawan Israel.
"Anda harus paham kondisi ini secara detil. Anda melupakan realita bahwa Hamas telah memenangkan Pemilu. Seharusnya kabinet itu sepenuhnya di bawah kontrol Hamas. Sekarang tidak lagi di bawah kontrol Hamas. Tapi Anda, orang-orang Israel, Anda tak paham itu. Tampaknya Anda ingin segala hal (milik Anda) atau tidak sama sekali, " tandas Abbas.
Abbas juga mengatakan bahwa sikap cemas yang ditunjukkan pejabat Israel terhadap pengaruh Hamas atas perjanjian-perjanjian yang telah ditandatangi itu sama sekali tak berdasar. "Kabinet itu tetap saja kabinet. Ia punya tentara-tentaranya khusus, begitu pula Presiden punya tentara-tentaranya. Saya sudak katakan bahwa mereka akan bertanggung jawab atas kesulitan-kesulitan internal, sementara saya atas kesulitan-kesulitan eksternal, " ujar Abbas dengan nada meyakinkan
Eramuslim
PKS Story
![]() |
Indonesia waspada, Cara Baru Israel Merekrut Intel
Walker Burnet yang diperankan Al Pacino adalah trainer senior CIA. Dia bertugas me¬rek¬rut John Clayton (Collin Farrel) yang asli¬nya seorang bartender.
Awalnya, John tidak berminat, tapi setelah Wal¬ker meyakinkan dengan berbagai cara, akhir¬nya John bersedia juga. Terlebih setelah Wal¬ker memberi tahu bahwa mendiang ayah John dulunya seorang agen CIA.
Setelah John ikut pelatihan CIA di sebuah kamp bernama ‘Pertanian’, ternyata dia baru ta¬hu Walker telah mengelabuinya. Sang men¬diang ayah John ternyata tidak pernah menjadi agen CIA. Kisah penipuan untuk merekrut kader baru di atas mungkin juga bakal dialami salah seorang personel Pasukan Garuda XXIII-A TNI yang sedang bertugas di perbatasan L¬i¬banon Selatan. Putra sulung Presiden SBY, Let¬tu (Inf) Agus Harimurti Yudhoyono, ter¬ma¬suk di antaranya.
Mengapa? Karena, lembaga intelijen Israel, Mos¬sad, berpotensi merekrut anak muda In¬do¬nesia menjadi agen mereka. Apalagi posisi In¬donesia yang tidak mempunyai hubungan dip¬lomatik dengan Israel sangat strategis untuk di¬manfaatkan.
“Kewaspadaan itu penting karena Mossad sa¬ngat licik,” kata anggota Komisi 1 (bidang Per¬¬tahanan) DPR Suripto. Meski integritas dan ko¬mitmen moral anggota TNI teruji, kesiap¬siag¬aan tetap harus dijaga.
Bekas praktisi intelijen Bakin itu menjelaskan ada beragam metode yang sering digunakan Mos¬sad untuk merekrut agen intelijen negara lain. Metode rekrutmen yang dikembangkan oleh Mossad pertama diistilahkan “parcel madu” atau dalam bahasa Ibrani disebut Duvshanim.
Parcel Madu merupakan sebuah kode untuk sejumlah uang yang cukup besar dan biasa digunakan oleh agen-agen Mos¬sad untuk memulai perekrutan agen yang biasanya berasal dari pasukan PBB sehingga ketika yang ber¬sang¬kutan pulang ke negaranya kelak, Mossad, dapat dengan mudah mengo¬pe¬rasikannya sewaktu-waktu.
Metode rekrutmen lain yang di¬gunakan yaitu dengan memasang pa¬sukan-pasukan Yahalomim di per¬batasan. Secara harafiah Yahalomim berarti “permata” karena memang pa¬sukan ini terdiri dari gadis-gadis paling cantik dan pilihan dari seluruh Ang¬katan Bersenjata Israel.
Teknik penjebakan yang dilakukan adalah memasang pasukan ini di per¬batasan yang berbatasan langsung de¬ngan kamp dimana pasukan PBB di¬tem¬patkan. “Cirinya mereka bersenjata senapan serbu Galil kaliber 5,56 milimeter.”
Karena itu, Panglima TNI harus se¬gera memerintahkan komandan ba¬talyon yang bertugas di Libanon untuk lebih waspada. Terutama, menjelang ma¬sa-masa penarikan dan pergantian shif pasukan. “Yang jelas, Mossad meng¬gunakan segala tipu daya
Rakyatmerdeka
PKS Story
![]() |
Jumat, 23 Maret 2007
Iran dan Israel Sama Haknya Dalam Pengayaan Nuklir
"Makanya, saya kira tindakan Indonesia yang mendesak PBB, agar tidak memberi sanksi kepada Iran, saya kira itu tepat," katanya menanggapi sikap RI yang dilaporkan telah menyatakan desakannya, agar badan dunia itu jangan lagi memberi sanksi tambahan kepada Iran, terkait pengayaan nuklir.
Joko Susilo yang pernah studi dan menjadi wartawan di Amerika Serikat (AS) mengemukakan, sikap Indonesia mesti tetap dipertahankan secara konsisten sebagai salah satu negara anggota tidak tetap di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB).
"Toh DK PBB juga tidak memberi sanksi apa pun kepada Israel, Pakistan dan India yang juga sudah bikin bom nuklir," ujarnya.
Oleh karena itu, Joko Susilo menambahkan, seharusnya memang tidak ada sanksi tambahan untuk Iran.
Antara
PKS Story
![]() |
Kantor : Gedung twink Lt 3, Jl Kapten Tendean no. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan
Telp: 021-73888872/021-70692409
Email : cheriatna@gmail.com
Entri Populer
-
Setelah mengalami penurunan biaya onh tahun 2011 di harapkan di tahun 2012 ongkos naik haji atau ONH bisa turun lagi dikisaran 30 juta rup...
-
Bukan hanya penyakit kronis yang menahun, antrian calon jamaah haji di Indonesia juga sudah cukup panjang. Di sisi lain, hal ini menggamba...
-
=== Google News Alert for: Travel Umrah === The Business of Hajj elan: The Guide to Global Muslim Culture According to Madinah Chamber ...
-
Semangat kaum muslimin indonesia untuk menunaikan ibadah haji sungguh luar biasa, bagi yg ingin segera menunaikan ibadah ini secepatnya bany...
-
Sudah menjadi tradisi di Indonesia, setiap kali ada kerabat atau tetangga yang pulang dari menunaikan ibadah haji , selalu ditengok untuk se...
-
Dapatkan Bisnis Waralaba / Franchise Travel Haji dan Umrah Dari PT.Happy Prima Wisata hanya dengan Rp.135.000.000 Saja Informasi dan Presen...
-
Di Tanah Suci, baik Makkah Al Mukaromah maupun Madinah Al-Munawarah, juga terdapat tempat-tempat bersejarah, yang meskipun bukan tempat pela...
-
Supaya perjalanan ke Tanah Suci dalam rangka menunaikan Ibadah Haji berjalan dengan baik dan lancar, ada baiknya beberapa hal dipersiapkan. ...
-
Menunaikan ibadah haji memerlukan persiapan yang sungguh-sungguh. Selain mempersiapkan fisik Anda juga wajib menyiapkan diri dengan membekal...
-
Asyik deh, Daftar umrah plus di cheria travel selain banyak program dan paketnya juga ada diskon bagi rombongan keluarga dan perusahaan.

