Selasa, 15 Januari 2008

PKS -PAN Usung Ahmad Heryawan - Dede Yusuf dalam Pilkada Jabar




SMSPlus :. PKS Partai Keadilan Sejaktera Di Indonesia 2009 Apa Kata Media :.


Daerah Jawa Barat
PKS-PAN Pastikan Koalisi,Usung Ahmad-Dede
Rabu, 16/01/2008


BANDUNG (SINDO) – PKS akhirnya memutuskan berkoalisi dengan PAN untuk mengusung pasangan Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Ahmad Heryawan-DedeYusuf. Ahmad Heryawan mengungkapkan, koalisi PKS-PAN sudah final.

”Saat ini, kami tinggal menunggu waktu untuk mendeklarasikan diri. Dalam waktu dekat,” ujarnya kepada SINDO,tadi malam.Menurut Ahmad, wacana koalisi merah putih antara PKS dan PDIP yang sempat mengemuka kembali terpaksa ”bubar” karena pihaknya tidak bisa menunggu lagi.

”PDIP terlalu lama menentukan sikap. Kami tak bisa menunggu lebih lama,” kata Ahmad yang saat ini masih menjabat sebagai wakil ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta.Dia juga mengakui, bila diminta memilih antara koalisi merah putih atau dengan PAN, pihaknya tentu akan lebih condong merapat ke PAN.Komunikasi politik pun lebih intensif dilakukan dengan PAN dibanding dengan PDIP.

Sementara itu, Koordinator Tim Sukses Dede Yusuf Adang Durahman Bokin mengungkapkan, Dede dan Ahmad sudah melakukan pertemuan khusus di Hotel Grand Mahakam Jakarta pada Senin (14/1) malam untuk mempersiapkan koalisi.Saat itu,hadir pula Ketua Umum DPP PAN Soetrisno Bachir.Sedangkan Ahmad Heryawan didampingi Ketua Desk Pilkada DPP PKS Abu Bakar Alhabsy.

”Deklarasinya dalam satu atau dua hari ini. Masa pendaftaran pasangan calon kan sudah sangat mepet,” ujar Adang di Jakarta, tadi malam. Dia menyatakan,kecil kemungkinan PKSPAN akan berkoalisi dengan PDIP.”Itu bisa saja.Tapi, untuk memformulasinya memang agak berat,”tandasnya.

Ketua DPW PAN Jabar Ahmad Adib Zain saat dikontak SINDO tadi malam mengaku sedang dalam perjalanan menuju Jakarta untuk bertemu Ketua UmumDPPPANSoetrisnoBachir.

”Saya dipanggil ketua umum untuk membicarakan pilgub.Apa pun keputusannya, kamiakanmelaksanakan,”ujardia. Adib mengakui, pihaknya memang melakukan komunikasi intensif dengan PKS beberapa hari terakhir.”Konstituen PAN dan PKS hampir 75% memiliki satu kultur politikyangsama.Sebenarnya jika keduanya digabungkan tidak ada baru. Dede memiliki nilai jual karena namanya populer di masyarakat,”tukas Adib.

Sementara itu, Cawagub dari PKB Avi Taufik Hidayat mengaku,hingga kemarin pihaknya masih konsisten mengusung Dede-Avi sesuai kesepakatan PKB-PAN pada Desember 2007 lalu.Disinggung mengenai kabar bahwa PKB sudah merapat ke duet Agum Gumelar-Nu’man Abdul Hakim, dia menekankan, pihaknya belum memberikan sikap.

”Kami memang dimintai pihak pengusung Agum-Nu’- man untuk memberi dukungan. Tapi belum ada kepastian dari kami karena merasa masih terikat koalisi dengan PAN,”paparnya.Sebelumnya diberitakan, jajaran DPW PKB Jabar akan bertemu dengan jajaran DPP PKB hari ini untuk membahas tindak lanjut dari keinginan Gus Dur agar PKB mendukung duet Agum-Nu’man.

Di tempat terpisah, anggota Tim Tujuh DPW PPP Jabar Hasan Zaenal menyatakan, pasangan Agum-Nu’man telah menjadi kesepakatan empat parpol.Karena itu, pihaknya tidak akan mengubah formasi duet tersebut hingga dideklarasikan meski peluang koalisi dengan parpol lainnya tetap terbuka.

”Kami dalam posisi menunggu sikap dari PKB dan PDIP.Selebihnya,koalisi antara PPP, PBB, PKPB, dan PBR tetap solid,”tandasnya. Sementara itu,Ketua DPD PDIP Rudi Harsa Tanaya mengatakan, pertemuan antara DPD PDIP dan DPP PDIP di Jakarta, kemarin, belum menghasikan keputusan apa pun.

”Bahkan, Ibu (Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri) kembali menegaskan mandatnya kepada DPD PDIP untuk memilih karena daerah dinilai lebih memahami perkembangan politik menjelang pilgub,”terang Rudi.DPD PDIP Jabar, lanjut Rudi, diberi deadline hingga Jumat (18/1) untuk membuat keputusan agar pada Sabtu (19/1) sudah bisa mendeklarasikan pasangan calon. Dia menanggapi dingin koalisi antara PKS-PAN yang mengusung Ahmad-Dede.

”Mereka hanya mencari bentuk saja. Kalau benar mereka berkoalisi, PDIP masih bisa mengusung pasangan calon sendiri karena memenuhi syarat minimal 15%,”jelas Rudi. Disinggung perkembangan Tim 7 PDIP-PPP,Rudi mengatakan, pihaknya belum mendapat kabar dari DPW PPP Jabar. ”Kami juga sedang bingung. Apakah harus PDIP yang mendekati PPP?”tanyanya.

Agum, Danny, dan Ahmad

Hasil survei Lembaga Studi Kebijakan Pembangunan (Lenskep) Jabar tentang popularitas para cagub menunjukkan bahwa Agum Gumelar, Danny Setiawan, dan Ahmad Heryawan menduduki peringkat tertinggi. Kepala Penelitian Pengembangan Lenskep Jabar, Jalu Pradhonomenyebutkan,Agum Gumelarmemilikinilaitertinggi dengan 82% suara.Peluangnya untuk dipilih sebesar 30%.

Sedangkan incumbent Danny Setiawan meraih nilai 56%. Peluangnya untuk dipilih 27%. Sementara itu,Ahmad Heryawan mendapat nilai 8% dan memilikipeluanguntukdipilih sebesar 10%. Penelitian ini menggunakan metode systematic random samplingdengan 5.006 responden dan dilaksanakan pada 23 Desember 2007 hingga 6 Januari 2008.

”Peluang setiap kandidat untuk merebut suara tambahan dan memenangi Pilgub cukup terbuka. Sebab, jumlah floating voter yang ada masih cukup besar yakni sekitar 24%,” ujarnya kepada wartawan di RM Ampera Jalan Supratman Kota Bandung, kemarin. Cawagub Partai Golkar- Parta Demokrat Iwan R Sulanjana kemarin menghadiri diskusi mengenai pencalonannya dengan Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri (FKPPI) Jabar di Gedung Graha Manggala Siliwangi.

Iwan enggan berkomentar mengenai pertemuan tersebut. Sekjen FKPPI Jabar Yudi Priadi juga menolak memberikan keterangan. (yogi pasha/armydian/robby sanjaya/slamet parsono/ gin gin tigin ginulur)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hubungi Kami:

Kantor : Gedung twink Lt 3, Jl Kapten Tendean no. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan
Telp: 021-73888872/021-70692409

Email : cheriatna@gmail.com




Entri Populer

Info Haji

Biro Travel Haji Plus dan Umroh Prima Saidah