Tampilkan postingan dengan label 2009. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2009. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 November 2007

Sutiyoso Maju Bursa Capres : Triwisaksana Oke, Hilmi Aminudin Bantu dengan Doa

“Bang Yos, selamat berjuang. Kalau masalah dukung mendukung, itu Ustad Hilmi tempatnya,” seloroh pria yang akrab dengaan sapaan Sani. Sontak para undangan pun tertawa mendengar statemen tersebut. Sutiyoso pun cuma bisa tersenyum.

PK-Sejahtera Online: Meski pemilihan Presiden RI masih lama digelar, namun wacana tentang calon-calon yang akan masuk ke dalam bursa capres sudah bermunculan. Melihat fenomena ini, PKS menanggapinya dengan santai, seperti yang terlihat pada Halal Bihalal DPW PKS DKI Jakarta yang digelar di Jakarta Hilton Convention Center (JHCC), Minggu (4/11).

Selain para Pimpinan PKS di tingkat wilayah dan ranting, hadir pada acara tersebut mantan Waka Polri Adang Daradjatun dan Walikota Depok Nurmahmudi Ismail. Tampak pula mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso dan Wakil Gubernur Priyanto.

Dalam sambutan berdurasi lebih kurang 15 menit, Ketua DPW PKS DKI Jakarta Triwisaksana mengungkapkan kebanggaan dan apresiasi kepada Sutiyoso yang telah mendeklarasikan diri untuk maju dalam pemilihan presiden pada 2009.

“Bang Yos, selamat berjuang. Kalau masalah dukung mendukung, itu Ustad Hilmi tempatnya,” seloroh pria yang akrab dengaan sapaan Sani. Sontak para undangan pun tertawa mendengar statemen tersebut. Sutiyoso pun cuma bisa tersenyum.

Lebih lanjut Sani mengatakan, dirinya mengakui Bang Yos - sebutan popular bagi Sutiyoso, memiliki kapasitas yang memadai untuk menjadi pemimpin pada 2009. Namun soal apakah PKS akan memilih, lagi-lagi pria berpostur besar ini menyerahkan kepada Majelis Syuro PKS yang di komandoi oleh Ust. Hilmi Aminuddin.

Mengomentari statemen dari Triwisaksana, Hilmi mengatakan bahwa PKS selalu mendoakan orang-orang yang baik dan terbukti memberi kebaikan. Selama memimpin Jakarta kata Hilmi, Sutiyoso telah merubah Kramat Tunggak dari tempat prostitusi menjadi Pusat kegiatan Islam terbesar di Jakarta.

“ Bang Yos telah merubah Kramat Tunggak dari tempat haram jadah menjadi tempat gelar sajadah. Sebagai partai dakwah pasti Bang Yos saya dukung dengan doa,” tukas Hilmi.

Hilmi pun berujar, bila Sutiyoso ingin melanjutkan kepemimpinannya dari tingkat DKI ke tingkat yang lebih tinggi lagi, agar Indonesia menjadi tempat gelar sajadah pasti PKS akan mendukung.


SMSPlus :. PKS Partai Keadilan Sejaktera Di Indonesia 2009 Apa Kata Media :.

Rabu, 28 Maret 2007

Adang-Dani Diambil Ikrar Cagub-Cawagub

Deklarasi Adang-Dani sebagai Cagub-Cawagub dari Partai Keadilan Sejahtera Senin(26/3) lalu mengawali perjuangan dakwah pada Pilkada DKI Jakarta. Namun, Rabu (28/3) malam menjadi hari yang bersejarah bagi kedua calon itu.

Dihadapan sejumlah anggota Dewan Syariah Pusat Partai Keadilan Sejahtera, Drs H Adang Daradjatun dan H Dani Anwar diambil ikrarnya untuk menjadi Cagub dan Cawagub DKI Jakarta.

sumber:PK-Sejahtera Online


PKS StoryWirausaha Indonesia





Senin, 26 Maret 2007

2009 PKS Panen Besar

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memperoleh keuntungan dari konflik yang melanda sejumlah parpol berbasis Islam.

PARTAI yang dikomandoi Tifatul Sembiring ini berupaya menggaet pemilih Islam yang kecewa karena konflik untuk bergabung dengan parpol berlambang bulan sabit, padi dan kapas berwarna kuning emas ini.

PKS memproyeksikan pada Pemilu 2009 akan memperoleh suara tambahan sebesar 12 persen. “Kami berharap bisa mendapat lima persen suara tambahan dari pemilih pemula muslim lintas kelompok. Selebihnya, tujuh persen dari pemilih-pemilih parpol Islam yang pernah ikut Pemilu 2004,” kata Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPR Mahfudz Siddiq.

Sebagai parpol Islam yang terbuka, kata dia, PKS bisa menjadi parpol alternatif bagi semua kalangan Islam baik dari NU, Muhammadiyah maupun generasi muda yang selama ini tak punya afiliasi dengan ormas Islam tertentu. Selain itu, PKS pun siap membuka tangan terhadap para konstituen parpol Islam yang selama kecewa dengan konflik yang terjadi di parpolnya.

Meski begitu, Mahfudz berharap bahwa parpol-parpol Islam bisa solid dan menjadi besar. Ia tak mengharapkan ada parpol Islam yang menjadi besar karena mutasi konstituen antar parpol Islam. “Seharusnya parpol-parpol Islam besar karena bisa menggaet pemilih Islam yang selama ini menjadi konstituen parpol-parpol nasional,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, anggota Komisi II DPR ini tak sepakat dengan dengan hasil sebuah jajak pendapat yang menyebutkan jumlah pemilih muslim yang memilih parpol Islam pada Pemilu 2009 akan berkurang. Menurut Mahfudz justru yang terjadi sebaliknya. Parpol-parpol Islam akan memperoleh peningkatan suara seiring meningkatnya kesadaran agama para pemilih Islam.

Ia berkaca pada hasil Pemilu 2004 lalu dimana Partai Golkar, PDI Perjuangan dan parpol lainnya yang berbasis nasional justru mengalami penurunan peroleh suara. “Trend-nya justru akan terus meningkat walaupun suaranya akan terdistribusi ke banyak parpol-parpol Islam,” katanya.

Menurut dia, peningkatan jumlah pemilih parpol Islam ini membalikkan tesis bahwa modernisasi akan memperbesar kecenderungan masyarakat untuk memilih parpol-parpol Islam. Tesis itu, kata Mahfudz, memang berlaku di negara-negara Barat. Tetapi tak berlaku di Indonesia.

Meningkatnya modernisasi justru membuat semakin banyak pemilih yang tertarik terhadap parpol-parpol Islam. “Terutama para pemilih pemula muslim yang mengalami pencerdasan intelektual dan peningkatan sosial. Peningkatan ini berlangsung bertahap,” ujarnya.”

Rakyatmerdeka

PKS StoryWirausaha Indonesia




Hubungi Kami:

Kantor : Gedung twink Lt 3, Jl Kapten Tendean no. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan
Telp: 021-73888872/021-70692409

Email : cheriatna@gmail.com




Entri Populer

Info Haji

Biro Travel Haji Plus dan Umroh Prima Saidah